Tuding Para Kepsek Jual LKS, Ormas Ancam Demo UPT Pendidikan Cimanggis

Para kepsek SDN Cimanggis bersama beberapa guru bersiap menjawab tudingan AMDB di halaman UPT Pendidikan Cimanggis (dok. KM)
Para kepsek SDN se cimanggis bersama Beberapa guru Siap menjawab Tudingan AMDB di halaman Upt cimanggis

DEPOK (KM) – Dunia pendidikan Depok, khususnya di kecamatan Cimanggis hari ini Jumat 14/10 dihembus isu tidak sedap. Pasalnya tersiar kabar bahwa akan ada pengerahan massa ke kantor UPT Pendidikan Cimanggis.

Informasi yang didapat KM dari beberapa kepala sekolah SDN Cimanggis dan Ka. Subag UPT Pendidikan Cimanggis Diyah, isu ini dihembuskan oleh Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB) dan yang bertanggung jawab sebagai koordinator adalah Pardi Dongkal, menurut surat yang diterima oleh pihak UPT Pendidikan Cimanggis. Menurut keterangan di dalam surat tersebut, AMDB ingin mendengarkan kesaksian para kepala sekolah SDN se-kecamatan Cimanggis tentang masih adanya  penjualan LKS yang dilakukan pihak sekolah.

Menanggapi kabar miring yang dituduhkan AMDB, seluruh kepsek SDN se-Cimanggis berinisiatif untuk membuat pernyataan di atas materai bahwa dirinya dan jajaran gurunya tidak menjual LKS di sekolah.

Dalam surat tersebut, AMDB menginformasikan akan datang pada Jumat 14/10 siang pukul 13:00 WIB. Mengantisipasi itu, seluruh kepsek SD se-Cimanggis bersiap-siap untuk menyambut kedatangan AMPB. Namun, ternyata ditunggu sampai jam 15:00, massa ormas tersebut tidak kunjung datang.

Menurut Diyah, pihaknya beserta para kepsek bersiap untuk menjawab tudingan dari anggota ormas itu. “Hari ini pak kepala UPT [Mulyadi] sedang berada di Kalimantan untuk mendampingi SDN Tugu 10 dan Nurul Fikri mewakili Jabar mengikuti lomba MBS [Management Berbasis Sekolah] dan saya dan rekan kepsek se-Cimanggis serta beberapa guru siap menjawab dari tudingan tidak sedap tersebut. Inilah bukti bahwa kami siap menghadapi karena kami tidak bersalah,” pungkas Diyah.

Awak media KM menanyakan kepada pihak Polsek Cimanggis terkait keberadaan izin yang dilayangkan pihak AMDB untuk aksi massa ke pihak Polres Depok yang diberikan tembusan ke Polsek Cimanggis, namun menurut Karsudi, Binmas Polsek Cimanggis, pihaknya belum terima izin unjuk rasa dari pihak AMDB. “Seharusnya mengacu UU 1998 terkait pengungkapan pendapat di muka umum dengan cara pengerahan massa maka diharuskan untuk memberikan surat izin,” pungkas Karsudi. (Gie)

Komentar Facebook

1 Trackback / Pingback

  1. UPT Pendidikan Cimanggis Rumuskan LKS Buatan Sendiri – KUPAS MERDEKA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*