Lapak Dibongkar, Pedagang Parung Protes

BOGOR (KM) – Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melakukan pembongkaran terhadap ratusan lapak pedagang kaki lima yang berjualan di bahu jalan Raya Parung, Rabu (26/10/2016). Keberadaan para pedagang disinyalir sebagai biang kemacetan arus lalu lintas serta kesemrawutan kawasan Pasar Parung.

Dengan menggunakan alat berat serta 100 personil Pol PP, satu per satu lapak pedagang dirobohkan oleh Polisi Pamong Praja.

Pedagang yang tidak terima lapaknya akan bongkar melakukan perlawanan dan sempat terjadi adu mulut, namun dengan sigap petugas yang melakukan pembongkaran tidak terpancing sehingga suasana yang semula memanas, segera mencair dan pihak Pol PP memberikan pedagang waktu untuk melakukan pembongkaran sendiri.

Menurut Kabid Dal/Op Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor Asnan, eksekusi yang dilakukan hari ini sudah terlebih dahulu memberikan surat teguran serta peringatan secara tertulis kepada ratusan pedagang.

“Kita sudah surati dan peringatkan 1 bulan sebelum waktu pembongkaran, tapi para pedagang membandel dan kita lakukan eksekusi pada hari ini,” ucap Asnan kepada awak media saat ditemui di lokasi pembongkaran.

Selain itu,kata dia, tindakan yang dilakukan oleh unit satuannya tetap mengedepankan sisi humanis sehingga tidak ada bentrok fisik yang terjadi di lapangan.

“Saya perintahkan anggota untuk tidak terpancing emosi dan tetap tenang, bahwa para pedagang juga warga kabupaten Bogor, yang sama-sama mencari nafkah,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa para pedagang selanjutnya akan diarahkan untuk mengisi kios-kios Pasar Parung yang belum terisi dan kita sudah kordinasi dengan pengelola Pasar Tohaga Parung agar difasilitasi.

“Pedagang bukan kita gusur tapi kita geser, sehingga tetap dapat berjualan tapi pada tempat yang semestinya,” tutupnya. (Irfan Damar Sinaga)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*