Warga Kp. Pasir Kondang Gunung Bunder Bangun Jalan Desa dengan Swadaya

Kades Gunung Bunder I Alamsyah dampingi masyarakat Kampung Pasir Kondang memperlebar jalan (dok. Dian/KM)
Kades Gunung Bunder I Alamsyah dampingi masyarakat Kampung Pasir Kondang memperlebar jalan (dok. Dian/KM)

BOGOR (KM) – Warga Masyarakat Kampung Pasir Kondang RT 01/04 Desa Gunung Bunder I, bersama-sama gotong royong membuka jalan alternatif yang menghubungkan ke Kampung Segog Desa Cibening dengan panjang jalan 1000×2,5 meter dengan bermodalkan swadaya masyarakat tanpa bantuan dari dana pemerintah desa, Minggu (4/9).

Dianggap sangat vital, dengan didampingi Kepala Desa Gunung Bunder I Alamsyah, masyarakat Kampung Pasir Kondang beramai-ramai secara sukarela dan bersemangat membuka jalan dan memperlebar jalan yang dulunya hanya berupa jalan setapak. Secara sukarela mereka menghibahkan tanah yang terkena untuk perlebaran jalan demi kemajuan infrastruktur dan perekonomian masyarakat setempat yang masih tertinggal serta guna mempermudah dan mempercepat perputaran hasil pertanian yang merupakan sumber mata pencaharian mereka sehari-hari.

Ditemui di lokasi pembangunan, kades Alamsyah menjelaskan bahwa “ini murni dari swadaya masyarakat kampung Pasir Kondang, yang sangat mengharapkan peningkatan infrastruktur yang sangat vital.”

Advertisement

“Saya sangat apresiasi terhadap masyarakat yang rela menghibahkan tanahnya untuk dipakai pelebaran jalan, agar tidak ada sengketa kemudian hari saya akan buatkan surat hibah tanah dari si pemilik. Alhamdulillah untuk material batu kita memakai batu yang ada di sekitar jalan yang banyak untuk pengerasan jalan yang di berikan dari si pemilik tanah,” tambah Alamsyah.

Secara terpisah, Ketua RT 01/04 Arnata mengatakan, “sudah tiga periode pergantian Kepala Desa, baru sekarang masyarakat bisa bergotong royong membangun jalan, dengan dibangunnya jalan ini bisa meningkatkan perekonomian yang masih tertinggal.”

Kades Gunung Bunder I beserta masyarakat Kampung Pasir Kondang berharap Pemkab Bogor dan Angota Legislatif, agar lebih bisa mengimbangi geliat pembangunan masyarakat dengan mempercepat pencairan anggaran Dana Desa yang dirasa sangat lambat. (Dian Pribadi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*