Teknologi Canggih Tapi Proses Pembuatan E-KTP Berbulan-Bulan, FMB: “Logikanya di Mana?”

Ketua Aksi dan Advokasi FMB, Janwar (dok. Dian/KM)
Ketua Aksi dan Advokasi FMB, Janwar (dok. Dian/KM)

BOGOR (KM) – Kartu tanda penduduk (KTP) merupkan identitas resmi yang harus dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia setelah usianya mencapai 17 tahun. Namun kali ini pembuatan dokumen pribadi tersebut banyak dikeluhkan oleh masyarakat lantaran proses pembuatannya yang memakan waktu berbulan-bulan.

Hal ini pun dipertanyakan oleh ketua aksi dan advokasi Forum Mahasiswa Bogor (FMB), Janwar. Ia mengatakan, dengan proses yang menelan waktu begitu lama akan semakin menyusahkan masyarakat, dan membuat masyarakat semakin malas untuk mengurus dokumen pribadinya.

“Kalau prosesnya lama seperti ini masyarakat akan semakin malas untuk membuat KTP, padahal di satu sisi masyarakat di wajibkan membuat KTP namun pemerintah seolah mempersulit masyarakat,” tegas Janwar kepada KM, Minggu (18/9).

Janwar menjelaskan, dulu pembuatan KTP di delegasikan pada kecamatan dan kecamatan mampu memaksimalkan hal tersebut, bahkan pembuatan KTP dapat di selesaikan dalam waktu kurang dari 24 jam.

Advertisement

“Harusnya ada perbaikan dalam pembuatan KTP yang sekarang menjadi E-KTP. Dulu bisa selesai dalam waktu kurang dari 24 jam, harusnya sekarang bisa selesai dalam waktu empat sampai lima jam,” ujarnya.

Ketua advokasi FMB itu merasa bingung dengan teknologi yang semakin canggih namun untuk membuat satu kartu identitas bagi masyarakat saja membutuhkan waktu sampai berbulan-bulan.

“Di zaman modern seperti sekarang ini membuat KTP sampai empat bulan. Logikanya di mana?” herannya.

Ia menambahkan, “ini merupakan anomali dalam melayani masyarakat, di satu sisi sebagai pelayan rakyat, birokrat dituntut untuk melayani dengan cepat dan tidak membebani rakyat, dan info sekarang bahwa pemerintah akan membatasi pembuatan e-KTP ini sampai akhir bulan ini,” ujarnya. (Dian Pribadi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*