Pengusaha Kecil Produksi Dodol Garut Harapkan Dukungan dari Kementerian KUKM, Dinas Terkait

Sumirah (tengah, berjilbab) bersama beberapa pegawai di pabrik dodol zebra nya (dok. Mugi/KM)
Sumirah (tengah, berjilbab) bersama beberapa pegawai di pabrik dodol zebra nya (dok. Mugi/KM)

GARUT (KM) – Kabupaten Garut terkenal di seantero negeri ini dengan dodolnya. Seiring perkembangan zaman, beragam inovasi pun diciptakan untuk terus mempertahankan pasar bagi makanan khas ini. Diantaranya, “dodol zebra” yang berwarna-warni. Salah satu produsen dodol zebra di Garut ada di kawasan Desa Pesanggerahan, kecamatan Cilawu. Usaha keluarga itu dipimpin oleh Sumirah.

Usaha tersebut telah dirintisnya selama 2 tahun lebih. Dibawah perusahaan “Mutazam”, dirinya mengembangkan biznis dodol zebra ini bersama suaminya.

“[Pabrik] dodol saya mampu produksi minimal setengah ton per hari. Dibantu oleh 21 pekerja wanita dan 2 pria. Dodol zebra yang berbahan dasar beras ketan dan gula ini memiliki 6 varian rasa, pandan, cokelat, straberry, nanas, durian, dan susu,” paparnya. Ia juga menerangkan bahwa saat ini dodol zebra nya sudah dikirim ke 5 wilayah di luar Garut, yakni Solo, Yogya, Magelang, Bekasi, Purwakarta.

Advertisement

Untuk produksi  setengah ton dodol dirinya harus mengeluarkan modal 6jt lebih. Dengan demikian usaha miliknya bisa membantu menjadikan warga sekitar memiliki tambahan penghasilan. Namun ia juga menyayangkan pihak pemerintah pusat  dan dinas terkait yang ia rasa tidak pernah memberikan pembinaan, khususnya untuk UKM seperti usaha ini. “Terlebih pinjaman dana lunak agar usaha UKM khas Garut ini bisa berkembang lebih pesat,” harap Sumirah. (Gie/Bustomi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*