Menteri PPPA Tegaskan Komitmennya Terhadap Perlindungan Perempuan dan Anak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise (dok. KM)
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak akhir-akhir ini membuat Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Anak angkat suara yang disampaikan dalam rapat kerja dengan komisi 8 DPR-RI, Jumat 2/9.

Dalam rapat kerja itu, Kementrian PPPA mengapresiasi setiap masukan dan kritikan yang dialamatkan ke lembaganya untuk kinerja yang lebih baik, namun dengan catatan bahwa dalam menyikapi sebuah persoalan perlu melibatkan semua pihak sehingga tidak di bebankan terhadap satu lembaga.

“Kami terima  saran-saran yang diberikan dan setiap saran cukup inovatif, inspiratif dan memotivasi untuk langsung melakukan tugas. Yang jelas saya harus katakan disini bahwa kami masih cluster 3, jadi jangan sampai kita berkhayal-khayal untuk action di lapangan,” ucap Yohana Susana Yembise kepada awak media di Gedung DPR-RI.

Wanita kelahiran Papua ini juga menambahkan bahwa lembaga yang ia pimpin bukan sebagai tim eksekutor di lapangan, tapi sebagai pembuat kebijakan, maka perlunya lembaga terkait bersinergi, namun bukan berarti pihaknya tidak mengetahui. “Sesuai dengan instruksi Presiden, kami harus memantau langsung dilapangan,” tambahnya.

Advertisement

“Saya hanya menghindari dan membuat advokasi kebijakan yang kami buat di Kementerian. Kami bukan action di lapangan, namun kami sudah keluar banyak seperti tadi ke Sulawesi Selatan sudah action di lapangan karena Pak Presiden minta kami turun ke lapangan,” jelasnya.

“Saya mohon doa semua supaya cluster kami bisa naik. Kami harus ending dan betul-betul agar tidak ada lagi kekerasan di negara ini, inilah yang membuat kami semangat dan kepada badan yang ada di seluruh Indonesia mereka sudah masukan Trends itu ke dalam APBD mereka dan itu sangat membantu kami,” tegasnya. (Indra Falmigo)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*