Masyarakat Leuwiliang Keluhkan Pemadaman Aliran Listrik

Ilustrasi pemadaman listrik (stock)
Ilustrasi pemadaman listrik (stock)

BOGOR (KM) – Masyarakat Desa Karacak, Karyasari, Puraseda dan Desa Purasari, kecamatan Leuwiliang, mengeluhkan seringnya dilakukan pemadaman aliran listrik oleh pihak PLN Rayon Leuwiliang. Masyarakat merasa aktivitas sehari-hari mereka terganggu dan merasa kecewa dengan pemadaman yang dilakukan karena tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu oleh pihak PLN.

Pemadaman secara sepihak tersebut dinilai sangat merugikan masyarakat sebagai konsumen PLN. Menurut warga, hal ini kontras dengan sanksi kelalaian keterlambatan pembayaran tagihan listrik oleh pelanggan, dimana pihak PLN dengan cepat memberikan teguran bahkan sampai dengan pemutusan aliran listrik ke konsumen, tanpa mengedepankan pelindungan hak konsumen.

“Saya sangat kecewa dan mengeluhkan pelayanan PLN terkait dengan seringnya pemadaman yang di lakukan oleh pihak PLN tanpa memberi tahukannya terlebih dahulu kepada konsumen, tidak seperti kami yang telat bayar atau nunggak, pihak PLN melalui rekan kerjanya langsung mendatangi rumah dan memberikan surat pemberitahuan akan di lakukan pemutusan jaringan dan pembongkaran MCB, ini seperti debt collector

Advertisement
aja,” kata salah seorang warga Desa Karacak kepada KM, Senin (5/9).

Dikonfirmasi melalui media Whatsapp, Kepala Jaringan PLN Rayon Leuwiliang Dani meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanannya. “Mohon maaf atas mati lampu hari ini, sedang ada perbaikan jaringan, insya Alloh gak akan lebih dari 1 jam,” ujar Dani melalui Whatsapp kepada KM. (Dodi/Asep)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*