Kelaparan, Asal-Usul Drama Penyanderaan di Pondok Indah

Penyanderaan penghuni rumah oleh 2 perampok bersenpi menarik perhatian masyarakat dan media (dok. KM)
Penyanderaan penghuni rumah oleh 2 perampok bersenpi menarik perhatian masyarakat dan media (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Jakarta Sekatan, Sabtu (2/9) sekitar pukul 06:00 pagi telah terjadi perampokan di rumah kediaman Asep Sulaiman yang beralamat di jalan Bukit Hijau IX No 17 Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Bermula, pelaku yang berjumlah 2 orang dengan menggunakan senajata api (senpi), yang telah mengikuti seorang pembantu saat keluar rumah, sesampainya di depan gerbang rumah Asep, langsung menyergap sambil menodongkan pistol sehingga berhasil masuk ke dalam rumah dan menyandra Asep, istrinya, anak dan pembantunya.

Merasa lapar atau memang belum makan saat menjalankan aksinya, kedua perampok yang diketahui berinisial AJ dan S sempat meminta dimasakkan mie instan oleh pembantu rumah tangga. Perintah tersebut dijadikannya peluang melarikan diri dari penyanderaan para perampok itu.

Sang pembantu meloncat dari jendela di lantai 3 dengan ketinggian sekitar 5-6 meter. Setelah berhasil loncat dan kabur, ia lari keluar pagar dan teriak minta tolong. Tidak lama kemudian, security perumahan dengan dibantu warga melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi terdekat.

Advertisement

Polisi yang datang sempat bernegosiasi dengan pelaku sekitar 2-3 jam agar pelaku dapat melepaskan sandera, namun tidak ada respon dari kedua pelaku. Akhirnya polisi menerobos masuk melalui tembok dengan menaiki tangga. Setelah berhasil masuk. kedua pelaku akhirnya dapat dilumpuhkan.

Menurut keterangan Kapolres Jakarta Selatan kombes Awi Setiyono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto yang saat itu langsung turun ke lapangan, kedua tersangka sudah dibawa ke Polda Metro Jaya. “Sejauh ini motif dari kejadian masih dalam penyidikan dan sedang di kembangkan,” ujarnya.

Polisi sudah menyita 1 ponsel milik tersangka dan 1 pucuk senjata api. Para korban yang berhasil dibebaskan langsung di bawa ke rumah sakit untuk diperiksa karena dalam keadaan masih shock. (putra tobing)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*