Kades Ciadeg Bangun Jalan Tembus Tegal Kopi-Maseng

Kepala desa Ciadeg Cigombong, Ajiz Muslim (dok. KM)
Kepala desa Ciadeg Cigombong, Ajiz Muslim (dok. KM)

CIGOMBONG, BOGOR (KM) – Harapan ratusan kepala keluarga di Kampung Tegal Kopi hingga Kampung Maseng, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Bogor, Jawa Barat, yang ingin memiliki akses jalan bagi kendaraan roda empat di wilayahnya nampaknya akan segera terwujud. Harapan warga tersebut telah diprioritaskan oleh pemerintah desa setempat dalam program pembangunan.

Kepala Desa Ciadeg Ajiz Muslim mengatakan, selama puluhan tahun akses jalan penghubung antara Kampung Tegal Kopi dengan Kampung Maseng sepanjang 1,5 km itu lebarnya hanya 1 meter dan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja. Sementara jumlah KK yang meliputi tiga wilayah RW dengan sembilan RT itu mencapai 700. Tentunya memerlukan sarana infrastruktur jalan yang mendukung untuk memperlancar roda perekonomiannya. Mengingat hal itu, pemerintah Desa Ciadeg membuat berbagai perencanaan hingga akhirnya rencana pembangunan dan pelebaran jalan yang menjadi harapan warganya selama ini dapat terwujud meskipun secara bertahap.

“Alhamdulillah, setelah melalui perencanaan dan sosialisasi kepada masyarakat, pembangunan dan pelebaran jalan tahap pertama dapat kami realisasikan sepanjang 150 meter dengan lebar 3 meter, berikut dengan turapannya. Anggarannya kami alokasikan dari dana desa termin pertama tahun 2016 lalu,” ujar Kades Ajiz yang akrab disapa Babah Kumis itu, saat dijumpai KM di ruang kerjanya, Kamis (1/9/16).

Advertisement

Tahap kedua, lanjut Ajiz, pemerintahnya akan kembali membangun dan melebarkan jalan sepanjang 150 meter dengan lebar 3 meter. “Insya Allah jika tidak ada hambatan kami akan laksanakan pembangunan tahap ke dua. Anggarannya akan dibiayai oleh bantuan aspirasi dari anggota DPRD,” tambahnya.

Bendaharawan Desa Ciadeg Ujang Munawar menambahkan, mengingat banyaknya program pembangunan yang merupakan aspirasi dari warga Desa Ciadeg, maka tahap demi tahap pembangunan dan pelebaran jalan tembus Kampung Tegal Kopi-Kampung Maseng sepanjang 1,5 km itu direncanakan dapat terselesaikan pada 2018 mendatang.

“Meski secara bertahap, mudah-mudahan pembangunan dan pelebaran jalan tembusan itu dapat kami selesaikan pada tahun 2018 mendatang. Karena kalau dihitung-hitung total biayanya lumayan sangat besar, sementara anggaran bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah yang kami terima masih jauh dari cukup. Intinya, dana bantuan pemerintah yang kami terima harus terbagi rata di tiap wilayah kami, sesuai dengan yang diajukan warga dan skala prioritasnya,” tandas Ujang Munawar. (Raden/Gus)

Advertisement
Komentar Facebook

1 Comment

  1. ditunggu lanjutannya…jangan selesai ampe rumah pak lurah nya aja…saya seh sebagai warga ngga minta jalan roda empat minta jalan di aspal aja udah seneng walopun hanya roda dua….mulussssss….ngga kaya sekarang udah ada dana desa 1 milyar jalan masih kaya jaman jebotttt ….hopelesss…padahal tiap hari dilalui pak lurah….anehhhhhh, adakah yang bisa kasih penjelasan…

Leave a comment

Your email address will not be published.


*