Jadi Tuan Rumah PON, Stadion Pakansari Tetap Kotor dan Tidak Terurus

Di Stadion Pakansari, pagar digunakan sebagai jemuran pakaian (dok. Mugi/KM)
Di Stadion Pakansari, pagar digunakan sebagai jemuran pakaian (dok. Mugi/KM)

BOGOR (KM) – Stadion Pakansari yang digadang-gadang menjadi stadion berskala internasional, dan digunakan untuk pertandingan cabang olahraga Drumband, sepak bola dan atletik pada PON XIX 2016 tampak belum siap digunakan untuk arena bertanding, serta tidak memperhatikan kenyamanan para peserta.

Hal tersebut tampak dalam pantauan awak kupasmerdeka.com di stadion Pakansari kabupaten Bogor, ketika turut meliput persiapan atlit di cabang olahraga atletik pada Selasa 20/9, yang akan dilombakan besok 22/9.

Menurut pengakuan manager atlit atletik dari Jawa timur Joko Sudargo, dirinya melihat belum adanya kesiapan panitia penyelenggara. “Saat kami kami ingin melakukan persiapan latihan untuk alat-alat cabang atletik tersebut, belum tersedianya pasir di dalam baknya untuk lompat jauh, tongkat untuk lari estafet dan lain-lain, apalagi tadi sempat juga dibahas saat rapat dengan seluruh manager atlit di event besar level nasional ini masih ada aroma ‘pesing’ di toilet atlit serta lantai yang terkesan gak keurus,” kata Joko kepada KM.

Advertisement

Salah satu manajer atlit yang namanya enggan disebut juga menyindir panitia PON di Bogor. “Sepertinya panitia PON [Stadion Pakansari] kabupaten Bogor, tidak peduli dengan aroma pesing, sudah menyebar di setiap toilet yang ada. Eh, sekarang banyaknya jemuran cucian baju yang di jemur berhadapan dengan Kantor PSSI Ass kab. Bogor, hal tersebut jauh dari kenyamanan apa lagi bertaraf internasional,” ketusnya. (Gie/Tyr)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*