Inilah 10 Poin Kontrak Politik Antara Ahok dengan PDIP

Ahok (tengah, berbaju batik) menandatangani kntrak politik menyusul deklarasi PDIP mendukungnya maju dalam Pilgub DKI Jakarta tahun depan (dok. Jack/KM)
Ahok (tengah, berbaju batik) menandatangani kntrak politik menyusul deklarasi PDIP mendukungnya maju dalam Pilgub DKI Jakarta tahun depan (dok. Jack/KM)

JAKARTA (KM) – Terjawab sudah gunjang ganjing yang selama ini menyita perhatian publik. PDIP, partai pemenang pemilu periode yang lalu ini akhirnya memutuskan untuk mendukung petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Djarot Syaiful Hidayat untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta.

Saat ditemui awak KM, salah satu pengurus partai berlambang banteng moncong putih itu mengkonfirmasi bahwa PDIP menjadi partai keempat yang mendukung pencalonan Ahok yang mana sebelumnya telah ada 3 partai pendukung, yakni Partai Nasdem dan Partai Hanura serta Partai Golkar, yang memberikan mandat pada Ahok untuk melanjutkan kepemimpinan Provinsi DKI Jakarta periode 2017-2022.

Namun dukungan PDIP untuk Ahok bukan tanpa syarat. Partai itu pun menyodorkan Ahok kontrak politik dengan 10 poin yang harus ia turuti. “Dengan kontrak politik ini Ahok akan mematuhi semua persyaratan partai kami. Kami tak mau dong kejadian masa lalu terulang pada partai kami. Pada saat itu Ahok berhasil jadi Wagub DKI, pada saat bersamaan, Ahok keluar dari partai yang mendukungnya, itu namanya pelanggaran di internal parpol, jangan sampai itu terjadi pada partai kami lah,” tukasnya.

Advertisement

Berikut 10 poin dalam kontrak politik antara Ahok dengan PDIP :
1. Menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila dan UUD ’45 serta menjaga ke-Bhinnekaan bangsa Indonesia.
2. Memperkokoh kelompok golongan karya dalam memecahkan masalah bersama dimasa depan.
3. Memperkuat ekonomi rakyat melalui penataan tim koreksi revolva agraria, pemilihan prospektif, perluasan akses pasar dan permodalan.
4. Menyediakan pangan sehat dan hemat bagi kedamaian rakyat.
5. Membebaskan biaya kesehatan dan pendidikan bagi rakyat.
6. Memberikan pelayanan umum yang cerdas berguna bagi rakyat.
7. Melebarkan lingkungan hidup dan sumber daya alam yang konsisten.
8. Merekomendasikan pasar pemberitaan bebas dari KKN.
9. Menegakkan prinsip-prinsip demokrasi dalam pengambilan keputusan.
10. Menegakkan hukum atas idiom visi diatas keadilan dan hak asasi manusia.

Berpijak dari 10 draft kesepakatan bersama inilah Cagub dan Cawagub menandatangani kontrak politik bagi. membangun Jakarta. Kita tunggu saja. (Rully-jack)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*