Hujan Lebat Banjiri Jalan Raya Narogong-Bantargebang, Akibatkan Macet 7km

Genangan di jalan raya Narogong-Bantargebang, Bekasi, setelah hujan lebat (dok. Mugi/KM)
Genangan di jalan raya Narogong-Bantargebang, Bekasi, setelah hujan lebat (dok. Mugi/KM)

BEKASI (KM) -  Hujan lebat yang yang mengguyur ruas Jalan Raya Narogong Bantargebang dari mulai pukul 15:00-16:45 WIB pada Kamis sore 8/9 mengakibatkan banjir yang nyaris menyentuh knalpot kedaraan roda 2. Tidak hanya itu, banjir pun turut memasuki rumah penduduk dan menyebabkan kemacetan jalan sepanjang jalan raya tersebut hingga perempatan Cipendawa sejauh kurang lebih 7 km.

Menurut pantauan awak media KM, kemacetan pun diperparah karena adanya galian saluran pipa gas PGN sepanjang jalan tersebut yang turut menyebabkan menumpuknya material dan tanah merah bekas galian.

Menurut keterangan Euis, seorang pedagang warung minum dan mie di pinggir Jalan Raya Bantargebang, “Kondisi macet banjir saat hujan seperti ini sudah cukup lama , kurang lebih 3 tahunan, apa lagi ada galian proyek seperti ini.”

Senada dengan itu, Widodo, seorang anggota Polantas di Polsek Bantargebang juga mengungkapkan bahwa dirinya merasa jenuh melihat pemandangan seperti ini. “Seringkali setiap habis ada proyek galian selalu tidak pernah di rapihkan kembali oleh vendor tersebut, sehingga banyak kecelakaan lalulintas yang diakibatkan tergelincirnya roda motor atau mobil,” katanya.

Bahkan, tidak lama saat awak media KM mengkonfirmasi, sebuah mobil milik provider internet “Biznet” terperosok di sebuah lubang galian. (Gie)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.