Dicecar Tentang Penderita Kaki Gajah, Kabid P2PKL Dinkes Bogor Bentak Wartawan

Kiri-Kanan: Kadiinkes Camelia, Kabid P2PKL Kusnadi, saat rapat di kantor Dinas Kesehatan Kab. Bogor (dok. Irfan/KM)
Kiri-Kanan: Kadiinkes Camelia, Kabid P2PKL Kusnadi, saat rapat di kantor Dinas Kesehatan Kab. Bogor (dok. Irfan/KM)

BOGOR (KM) – Maraknya pemberitaaan terhadap korban kaki gajah di Kampung Setu, RT 03/05, Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor atas nama Uni (40) membuat gerah kepala Bidang P2PKL (Pencegahan Penyakit dan Kesehatan Lingkungan) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

Dengan nada tinggi, Kepala Bidang di Dinas Kesehatan kabupaten Bogor itu menegaskan bahwa penderita kaki gajah pasti akan di obati.

“Diobati bila memang masih bisa, kalau tidak bisa kita cari cara lain,” ketus Kusnadi saat di rumah korban, saat mendampingi Bupati kabupaten Bogor bersama puluhan awak media, Senin (5/9).

Nada meninggi yang dilontarkan  seorang kepala bidang P2PKL Dinas Kesehatan terhadap awak media saat sesi wawancara dengan Bupati mendapat cibiran dan dianggap tidak pantas.

“Pemerintah harus sinergi dengan awak media, bukan sebaliknya,” ucap seorang wartawan.

Uni, penderita penyakit kaki gajah itu telah menderita penyakit itu selama sebelas tahun. Menurut informasi yang berhasil di kumpulkan, mulanya Uni merasakan sakit pada persendian di kedua kakinya.

“Namun, lama-kelamaan kedua kakinya malah semakin membesar sehingga menyulitkan untuk beraktivitas,” singkatnya. (Irfan Damar Sinaga)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.