Ruhiyat Sujana: “Bupati dan DPRD Bogor Gagal Faham dan Gagal Bermusyawarah”

Ketua Persatuan Rakyat Bogor (PRB), Ruhiyat Sujana (dok. PRB)
Ketua Persatuan Rakyat Bogor (PRB), Ruhiyat Sujana (dok. PRB)

BOGOR (KM) – Belum terisinya posisi Wakil Bupati Bogor selama hampir setahun lebih menjadi catatan dan preseden buruk akan proses tata kelola pemerintahan kabupaten Bogor. Hal itu diungkapkan oleh aktivis ketua Persatuan Rakyat Bogor, Ruhiyat Sujana, kepada KM, Senin 22/8.

“Selain itu menjadi potret kegagalan paham dan kegagalan bermusyawarah, padahal aturannya sudah jelas tapi terkesan dipersulit karena diindikasikan ada kepentingan-kepentingan tertentu. Padahal proses pengisian tersebut menjadi bagian amanat Undang-undang, dan pembiaran ini menjadi pengkhianatan konstitusi,” tegas Ruhiyat.

Menurutnya, masalah kekosongan kursi Wabup Bogor disebabkan karena tidak adanya kemauan keras dari Bupati dan DPRD. “Negara ini berdiri bukan baru kemaren sore, jadi segala bentuk peraturan sudah dibuat dan disusun jadi aturannya sudah ada, permasalahannya adalah tidak ada kemauan keras dari Bupati dan DPRD nya. Di sisi lain pengisian Wabup ini bukan persoalan kondusif atau tidaknya penyelenggaraan pemerintahan Pemda,” lanjutnya.

Advertisement

“Faktanya hari sampai hari ini pemerintahan kabupaten Bogor tidak maksimal menjalankan pemerintahannya, banyak potret kegagalan yang terjadi. Alasan wakil bupati nantinya akan membebankan APBD itupun alasan yang tidak substansi, faktanya 2 tahun berturut-turut ada anggaran yang tidak digunakan yang berdampak SILPA,” sambung Ruhiyat.

Kelemahan-kelemahan dalam pemerintahan kabupaten Bogor itulah yang menurutnya menegaskan kembali pentingnya peranan Wakil Bupati, dan pihaknya mengancam akan menuntut Bupati dan DPRD atas “kelalaian” tersebut.

“Ketika pengisian tersebut tidak dijalankan maka kami akan melakukan kecaman dan dan tindakan PTUN kan Bupati dan para legislatif karena telah lalai akan amanat konsitusi/UU,” tutupnya. (Hero)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*