Polsek Kemang Ringkus Pelaku Pembunuhan Mayat Kali Cilebut

Kedua terduga pelaku pembunuhan sedang dimintai keterangan oleh penyidik Polsek Kemang (dok. KM)
Kedua terduga pelaku pembunuhan sedang dimintai keterangan oleh penyidik Polsek Kemang (dok. KM)

BOGOR (KM) – Kepolisian sektor Kemang, kabupaten Bogor merilis kasus penemuan mayat yang ditemukan mengambang di sungai di Kampung Ciater RT 01/04 desa Sukaraja, kecamatan Sukaraja beberapa waktu lalu dengan menghadirkan 2 pelaku dari 3 orang, sedangkan 1 pelaku lainya masih dalam proses pengejaran.

Di hadapan petugas kepolisian, kedua pelaku berinisial IR dan RG dimintai keterangan tentang motif para pelaku  tega menghabisi nyawa korban bernama Mamat alias Neo dengan cara memutilasi yang selanjutnya dibuang ke kali Cilebut.

Menurut pengakuan IR alias Cawang, salah satu pelaku yang turut serta dalam membuang mayat korban, diketahui motif pembunuhan karena ada dendam sakit hati terhadap pelaku utama bernama Aldi yang hingga saat ini masih dalam proses pengejaran kepolisian.

“Saya nggak tahu kalau mereka berantem, yang saya lakukan hanya mengantar mayat yang sudah terbungkus dalam kantong plastik dan selanjutnya membuang ke kali Cilebut dengan menggunakan sepeda motor Honda Matic bersama dengan Rega,” ucapnya di hadapan penyidik, Kamis (11/8).

IR menambahkan perkenalan dirinya dengan korban sudah terjalin lama dan tinggal berdampingan.

Advertisement

“Hubungannya selama ini sebagai teman dekat dan tinggal di kampung Bulak Jangkrik RT 03/01, desa Pabuaran,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kapolsek Kompol Ade Yusuf mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan kepada dua tersangka yang sudah ditangkap, motif utama tindakan pembunuhan oleh ketiga orang pelaku ini dikarenakan rasa sakit hati dan dendam Aldi kepada korban Mamat alias Neo. Pelaku menuding korban telah membocorkan rahasia perilaku kriminal mereka kepada pihak kepolisian.

“Para pelaku dan korban ini tinggal satu kampung di wilayah Desa Pabuaran. Dari keterangan pelaku, mereka semua sering melakukan tindakan pencurian. Bahkan dua pelaku adalah residivis,” terang Ade.

Ade menambahkan, dari penangkapan kedua pelaku turut juga diamankan satu unit sepeda motor jenis Honda Beat Pop dengan nomor polisi F 2723 HA yang digunakan IR, RG dan Aldi.

“Para pelaku akan kita jerat dengan pasal berlapis yaitu pasal 338 dan 340 KUHP, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” tegas Kapolsek. (ids)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*