Jelang 17 Agustus, Penjual Bendera Kais Rezeki, Tanamkan Nasionalisme

Seorang warga membeli bendera menjelang hari kemerdekaan 17 Agustus (dok. KM)
Seorang warga membeli bendera menjelang hari kemerdekaan 17 Agustus (dok. KM)

BOGOR (KM) – Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sangat terasa ketika menjelang tanggal 17 Agustus. Walaupun kemeriahan dilaksanakan masih menghitung hari, bendera Indonesia sudah bertebaran menghiasi bahu jalan di berbagai wilayah Nusantara, tidak terkecuali di wilayah kabupaten Bogor.

Momen tersebut dimanfaatkan oleh pedagang dengan menjual beraneka ragam bentuk bendera merah putih serta umbul-umbul beraneka warna.

Arif (28), salah satu pedagang mengungkapkan hampir setiap momen menjelang 17 Agustus dirinya selalu berjualan bendera merah putih dan umbul-mbul di bahu jalan sepanjang jalur Kemang-Parung.

“Setiap tahun selalu berjualan di sela-sela nyambi sebagai tukang ojek,” paparnya kemarin, Rabu 10/8.

Ia menambahkan, berjualan bendera yang ia lakoni selain menambah pundi-pundi penghasilan, di sisi lain sebagai bentuk kecintaan akan lambang negara Indonesia sehingga diharapkan dapat menggugah setiap masyarakat Indonesia agar turut serta merayakan Hari Kemerdekaan.

“Materi bukan tujuan utama berjualan bendera namun perlu ditumbuhkan rasa nasionalisme akan kecintaaan terhadap bangsa dan Negara Indonesia dengan merayakan 17 Agustus,” jelasnya.

Menurutnya, dengan merayakan hari kemerdekaan, diharapkan bangsa Indonesia yang saat ini sedang bangkit dari segala aspek nasional mampu lebih baik lagi dengan semangat nasionalisme.

Advertisement

” Pemerintah, masyarakat serta seluruh element yang ada di negara Indonesia mau ambil bagian dalam perubahan ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Harga bendera yang dijual juga beraneka ragam yang dsesuaikan dengan ukuran serta bentuk yang disediakan dan masih terjangkau oleh pembeli.

“Harga termurah dari 20 ribu hingga ratusan ribu sesuai ukuran masing-masing,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Yosan (24) pembeli bendera mengungkapkan, membeli bendera sudah menjadi kebiasaan di keluarganya.

“Sebagai warga negara harus bangga menjadi bagian dari NKRI dengan cara merayakan hari kemerdekaan,” ucapnya.

Pria keturunan Tionghoa ini juga menuturkan bahwa perlu di tingkatkan rasa nasionalisme terhadap tanah air bangsa Indonesia melalui momen 17 Agustus sehingga segala bentuk propoganda yang di lakukan pihak luar tidak tercapai.

” Pihak luar yang tidak suka akan adanya kedamaian di dalam bangsa indonesia harus segera di cegah dengan cara cinta tanah air,” tutupnya. (IDS)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*