Pemdes Karyasari Dituding Sunat Dana RTLH

BOGOR (KM) – Pemerintah telah mencairkan anggaran APBD tahun 2016 untuk pembangunan infrastruktur maupun program rumah tidak layak huni (RTLH, atau rutilahu) dengan tujuan agar dapat terserap dengan tepat sasaran. Namun tidak sama halnya di desa Karyasari kecamatan Leuwiliang, tepatnya di kampung Sukagalih, dimana pembangunan rutilahu tidak sesuai dengan anggaran yang diberikan oleh pemerintah.

“Saya hanya dikasih uang, awalnya saya di panggil ke rumah pengelola rumah tidak layak huni, bahwa bantuan hanya Rp. 6,5 juta, adapun rumah yang saya bangun ini hasil kerja saya sendiri. Setelah saya minta kekurangan untuk membeli bahan material, Rizal selaku pengelola rutilahu, hanya sekedar janji untuk menyelesaikan,” tutur seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya.

Advertisement

Saat dikonfirmasi, Rizal pengelola rutilahu berdalih dirinya akan menyelesaikan rutilahu yang ada di kampung Sukagalih tersebut “karena itu kan belum selesai.” (Dody)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*