Diabaikan Pemdes Ciasihan, Warga Miskin Berhutang untuk Bangun Rumah

Aay (50), warga desa Ciasihan, Kab. Bogor yang meminjam uang untuk merehabilitasi rumahnya yang hampir roboh. (dok. KM)
Aay (50), warga desa Ciasihan, Kab. Bogor yang meminjam uang untuk merehabilitasi rumahnya yang hampir roboh. (dok. KM)

BOGOR (KM) – Sangat miris melihat kehidupan masyarakat miskin di kabupaten Bogor – sebagai penerima APBD terbesar masih banyak masyarakat miskin di kabupaten Bogor yang tidak di perhatikan.

Salah satunya kehidupan Aay (50), warga kampung Rangin RT 03/04 desa Ciasihan, kabupaten Bogor yang kesehariannya sebagai kuli tani di sawah. Aay tinggal di rumah gubuk berukuran 7×8 yang luput dari perhatian Pemdes maupun Pemkab.

“Setiap kali ada hujan angin, kami tidak bisa tidur,karena rumah yang sudah miring dan reot, takutnya tertiup angin lalu roboh. Terkadang saya sedih melihat rumah ini, gimana mau benerin rumah, suami saya saja cuma kuli cangkul yang penghasilannya minim hanya cukup buat makan saja,” tutur Aay.

Advertisement

“Meskipun rumah saya ini hanya berjarak 100 meter dari kantor dan rumah kades, tapi belum pernah diperhatikan kepala desa. Kalau lihat orang yang mendapat bantuan kadang saya iri, melihat rumah saya yang reot ini belum pernah dapat bantuan apapun,” tambahnya.

Aay pun menambahkan bahwa dirinya sering mengadu kepada kepala desa terkait rumahnya yang akan roboh ini, namun tidak di tanggapi serius. “Sampai akhirnya saya bersama suami memutuskan untuk meminjam hutangan kepada orang untuk merehab rumah saya,” pungkasnya.

Saat hendak dikonfirmasi, Pandi, kepala desa Ciasihan selalu tidak ada di tempat. (Dody)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*