Aktor Sinetron Lakukan Intimidasi Kepada TKI Korban Penipuan

2 calon TKI korban penipuan, Abu Nazwa dan Busri, menunjukkan scan cek dan bilyet giro bodong yang diterima dari pelaku penipuan berinisal SA (dok. KM)
2 calon TKI korban penipuan, Abu Nazwa dan Busri, menunjukkan scan cek dan bilyet giro bodong yang diterima dari pelaku penipuan berinisal SA (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Pelaku penipuan terhadap 20 calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terindikasi ada hubungan dengan seorang aktor pemain sinetron berinisial BH yang terungkap melakukan intimidasi terhadap beberapa korban penipuan yang menuntut uangnya kembali. Ke-20 korban penipuan tersebut telah mengalami kerugian hingga mencapai Rp. 103 juta dan berkas-berkas dokumen pendukung seperti paspor 6 orang masih ada di tangan SA.

Alih-alih dijanjikan akan dibuatkan visa kerja untuk bekerja di Rumah Sakit dan di toko elektronik di Negara Arab Saudi, para calon TKI malah ditelantarkan. Kedua korban yang ingin uangnya kembali, Busri dan Abu Nazwa malah bingung dan  terkatung-terkatung nasibnya, harapan untuk meningkatkan penghidupan keluarga di kampung sirna dan bahkan korban diancam dan dikejar-kejar orang tak dikenal.

Bukan hanya itu saja, salah satu korban, Abu Nazwa, juga menjelaskan dirinya diancam oleh salah seorang yang diduga oknum anggota TNI berpangkat Kolonel. “Oknum Kolonel tersebut mencoba mengintimidasi saya dan memaki-maki saya lewat sambungan telepon, SMS dan WA serta menelepon akan menculik saya dan pak Busri,” ungkap Abu Nazwa pada beberapa awak media.

Advertisement

Namun yang mereka ketahui oknum anggota TNI berpangkat Kolonel tersebut ternyata adalah BH sendiri, yang merupakan seorang aktor sinetron “7 Manusia Harimau”, yang menurut Abu saat nomor kontak disimpan, muncul WhatsApp dengan foto BH yang diduga ada hubungan dengan pelaku tindak penipuan, SA.

Busri juga  menceritakan, beliau sempat diberikan cek BCA senilai Rp. 35 juta atas nama Lukman, dan Bilyet Giro BCA senilai Rp. 50 juta atas nama yang sama, “akan tetapi ketika saya ingin cairkan dengan membawa cek tersebut ke Bank BCA, ternyata cek dan bilyet giro tersebut bodong,” ungkapnya. (Putra Tobing)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*