Ziarah Makam Pada Hari Idul Fitri, Tradisi Luhur Warga Cigelung

Warga Kampung Cigelung Desa Wirajaya, Jasinga, berziarah seusai shalat Id (dok. KM)
Warga Kampung Cigelung Desa Wirajaya, Jasinga, berziarah seusai shalat Id (dok. KM)

JASINGA, BOGOR (KM) – Pada hari pertama Idul Fitri, selesai menjalankan shalat Idul Fitri, tradisi sebagian umat Islam adalah melakukan ziarah ke makam orang tua atau saudara yang sudah meninggal untuk mengirim doa. Seperti yang terlihat di kampung Cigelung, Desa Wirajaya Kabupaten Bogor, Rabu (6/7).

Selepas shalat Id, warga berbondong-bondong untuk melakukan ziarah. Edi (40), salah satu warga Cigelung mengatakan pada Kupas Merdeka bahwa dirinya datang ke makam keluarganya untuk mendoakan agar orang tuanya “di ampuni Allah SWT dari segala dosa yang pernah di perbuat semasa hidup.”

Advertisement

“Kewajiban kita, selaku anak mendoakan orang tua yang sudah meninggal agar di ampuni dosa-dosanya dan di lapangkan di alam kubur. Moment ziarah ini juga jadi ajang silaturahmi dan saling memaafkan sesama kerabat, tetangga yang kebetulan bertemu di sini,” jelasnya.

Edi juga menambahkan, agar di tahun kedepan diberi kemudahan rezeki, panjang umur dan kesehatan agar bisa di pertemukan kembali dengan bulan suci Ramadhan. (Dian Pribadi/Hendi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*