Tidak Kuat Menahan Beban Tronton, Jembatan Leuwiranji dalam Kondisi Memprihatinkan

Warga berhati - hati saat hendak melintas jembatan Leuwiranji, Rumpin (dok. KM)
Warga berhati - hati saat hendak melintas jembatan Leuwiranji, Rumpin (dok. KM)

BOGOR (KM) – Menakutkan serta memprihatikan, kondisi wajah jembatan besi Leuwiranji yang berlokasi di desa Sukamulya, Rumpin kabupaten Bogor.

Jembatan Leuwiranji yang memiliki lebar 6 meter dengan panjang lebih kurang 100 meter yang terbuat dari plat baja dengan baut yang mengendur, bahkan ada beberapa yang sudah hilang, sehingga getaran hebat sangat dirasakan ketika digunakan untuk melintas, terlebih bagi kendaraan bertonase berat, ketika melalui jalur yang berada tepat di atas Kali Cisadane itu.

Tokoh masyarakat Desa Jampang, Aan Ahdori mengatakan, kualitas aspal hotmix dengan kualitas terbaik pun pasti akan cepat hancur jika kendaraan tronton yang bertonase berat tetap melewati jembatan tersebut.

“Kerusakan aspal terutama disebakan karena kapasitas kekuatan jalan tidak sebanding dengan volume tonase kendaraan tambang yang melintas,” bebernya.

Menurutnya, seharusnya pemerintah segera merealisasikan janji untuk membuat jalur transportasi khusus tambang.

“Minimal badan jembatan harusnya di betonisasi, agar lebih kuat. Jembatan ini satu-satunya akses penghubung antar kecamatan. Kalau ini dibiarkan rusak, warga muter puluhan kilometer lewat Tangerang Selatan,” imbuhnya. (Irfan/yos)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.