Peduli Penderita Gangguan Jiwa, Bah Udin Dirikan Padepokan Alhikmah Tanpa Bantuan

Suasana di Padepokan Alhikmah, Bogor (dok. KM)
Suasana di Padepokan Alhikmah, Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Adalah Bah Udin, pria berdarah Banten ini biasa dipanggil. Sejak dari 2009 mendirikan Padepokan Alhikmah, yang berada di Kampung Nangela  RT 05 RW 04, Desa Sukmajaya, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.

Tergerak ingin menolong sesama, menyembuhkan penyandang gangguan  jiwa, Bah Udin mengelola padepokan miliknya secara sukarela. Menurutnya, sejauh ini belum ada pernyandang dana resmi  yang memberikan bantuan.

“Para  pasien disini  diberi makan 3 kali sehari. Diajari cara berkebun dan diwajibkan menjalankan syariat sholat 5 waktu.” Sesudah  waktu  sholat itulah  para pasien di terapi sekaligus di-ruqyah.

Bah Udin di bantu oleh beberapa  santri pria dalam melakukan  pengobatan. Ketika di tanyakan tentang pasien wanita, dirinya mengakui belum bisa menangani mereka. “Karena saya belum punya santri wanita untuk mengurusnya, kalau diurus oleh santri pria bisa berabe,” guraunya.

Advertisement

Di padepokan kini ada 11 orang yang dirawatnya, 3 diantaranya korban kecanduan narkoba. Menurutnya, baru saja ada 1 orang pasien korban narkoba yang sudah betul-betul sembuh, dan langsung dipulangkan ke pihak keluarga nya.

Kebanyakan penyandang gangguan jiwa datang dengan diantar oleh pihak keluarga untuk dititipkan di padepokan guna di rehabilitasi. Namun ada juga yang terlantar di jalanan yang pada akhirnya dirawat juga.

Pada Idul Fitri kali ini ada beberapa pasien yang ikutan mudik  juga. “Ya, kebetulan mereka yang dibolehkan mudik sudah agak sembuh, dan dijemput oleh pihak keluarganya,” jelasnya lagi. (Rafa)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*