Pengidap HIV di Cileungsi Terus Bertambah

Ilustrasi
Ilustrasi

CILEUNGSI, BOGOR (KM) – Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor didesak agar berupaya memikirkan penanggulangan penyebaran virus HIV di wilayah Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Desakan tersebut mencuat setelah pihak Puskesmas Cileungsi menemukan adanya 22 pengidap baru HIV dalam enam bulan belakangan ini.

“Warga banyak yang belum mengerti apa itu HIV dan penyebarannya seperti apa, jadi harus ada sosialisasi berkesinambungan dan merata. Diharapkan, dengan langkah ini, penyebaran virus dapat ditekan,” kata Alhafiz Rana, Ketua LSM 1, Rabu (20/7/16).

Dalam memerangi penyebaran virus HIV tersebut, menurut Alhafiz harus dilakukan secara simultan. Pembersihan terhadap lokasi-lokasi yang dinilai sebagai sumber penyebaran virus HIV merupakan langkah yang baik. Namun, harus dibarengi dengan penyuluhan yang gencar pula. Sehingga, semua memahami penyebarannya dan warga dapat mengantisipasinya.

Penderita HIV di wilayah Kecamatan Cileungsi, sebagaimana diketahui sebelumnya terus bertambah. Hanya dalam periode Januari hingga Juni tahun ini saja, terdapat pertambahan penderita sebanyak 22 orang. Penderita memang tidak semua berasal dari Cileungsi.

Advertisement

Namun, kesemuanya ditangani pihak Puskesmas Cileungsi. “Dari data tersebut, yang benar-benar warga Cileungsi berjumlah 14 orang. Sisanya, sebanyak delapan orang berasal dari luar Cileungsi. Penderita laki-laki 18 orang dan perempuan 4 orang,” kata Dr Dely, Kepala UPT Kesehatan Kecamatan Cileungsi.

Dengan ditemukannya 22 penderita baru tersebut, jumlah penderita HIV di wilayah Kecamatan Cileungsi semakin membengkak. Pada tahun 2015 saja ditemukan 20 orang yang positif. Di tahun 2014 terdapat 33 jumlah yang positif HIV. Jika mengacu kepada data tersebut, terdapat peningkatan yang signifikan jumlah penderita HIV.

Dr Dely menyatakan, dalam penanganan penderita HIV, pihaknya merujuk ke RSUD Ciawi dengan pendampingan kader dan LSM yang fokus kepada penanganggulangan HIV/Aids. Pihak Puskesmas Cileungsi juga memberikan konseling kepada para penderita.

“Bekerjasama dengan pihak terkait, kami akan terus melakukan langkah-langkah untuk menekan angka penderita HIV tersebut. Dalam upaya ini, dibutuhkan dukungan semua pihak,” pungkasnya.(Raden)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*