GMNI Bogor Raya: “Penyalahgunaan Dana Representasi PD. PPJ Bentuk Pengkhianatan”

Ketua GMNI Bogor Raya Desta Lesmana
Ketua GMNI Bogor Raya Desta Lesmana

BOGOR (KM) – Dugaan penyalahgunaan dana representasi kepada direksi PD. Pasar Pakuan Jaya mendapat sorotan tajam dari organisasi aktivis mahasiswa, GMNI Bogor Raya, yang mengatakan bahwa perbuatan tersebut merupakan “bentuk pengkhianatan terhadap masyarakat Kota Bogor”.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua GMNI Bogor Raya, Desta Lesmana, kepada KM, Sabtu 30/7. Menurutnya, dana representasi tersebut seharusnya untuk mendukung kelancaran pengelolaan PD. PPJ, namun apabila digunakan untuk kepentingan pribadi, maka ada unsur perbuatan merugikan negara.

Atas dugaan tersebut, GMNI Bogor Raya mendesak agar inspektorat melakukan audit terhadap penggunaan dana itu.

“Atas nama keterbukaan informasi publik kami mendesak agar direksi menjelaskan kepada publik terkait penggunaan dana representatif dan mendesak agar inspektorat mengaudit penggunaan dana tersebut. Sebagaimana amanat Perwali No. 21 tahun 2010 Pasal 19, dana representatif digunakan untuk mendukung kelancaran pengelolaan PDPPJ. Apabila penggunaan dana representatif digunakan untuk kepentingan pribadi berarti unsur-unsur perbuatan yang merugikan negara telah terpenuhi,” jelasnya.

Advertisement

Desta juga menuding bahwa adanya aset PD. PPJ yang digunakan oleh pihak lain merupakan bentuk kelalaian pihak direksi. “Apabila benar itu terjadi maka direksi sudah melakukan kelalaian terhadap tugas dan jabatannya dan direksi harus mundur dari jabatannya,” katanya.

Dirinya juga mempersoalkan adanya dana representatif itu sendiri. “Dana representatif itu kan buat mendukung kelancaran pengelolaan PDPPJ, tapi hasilnya penyerapan anggaran selalu gagal target,” tutupnya. (Hero/HJA)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*