Warga Cimande Hilir Desak Pemda Selesaikan Pembayaran Lahan TPU

Proyek Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi atau Bocimi, yang tengah digarap (dok. KM)
Proyek Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi atau Bocimi, yang tengah digarap (dok. KM)

BOGOR (KM) – Warga Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, mendesak pemerintah daerah (Pemda) untuk menyelesaikan pembayaran lahan pemakaman yang terkena proyek pembangunan Tol Cisuka (Ciawi, Sukabumi). Pasalnya, janji Pemda yang akan segera menyelesaikan pembebasan lahan tersebut sudah molor terlalu lama.

“Kami ingin segera ada pembayaran lahan TPU maupun pemakamannya, karena perataan tanah di jalur proyek tol saat ini sudah hampir selesai,” ungkap Saepul Jamal, salah satu ahli waris.

Saepul menjelaskan, saat ini warga Cimande Hilir sangat geram dengan sikap pihak-pihak terkait proyek tol yang terkesan mempermainkan warga dengan mengumbar janji yang tak pasti.

“Kami sangat mengapresiasi program pemerintah dalam pembangunan jalan tol, namun seharusnya pemerintah sendiri bisa lebih mengerti akan keinginan dan hak warganya,” imbuhnya.

Di tempat terpisah, Sobur, ketua panitia fasilitator warga mendesak pemerintah agar segera melakukan pembayaran ganti untung lahan TPU di RT 01 RW 01 Desa Cimande hilir. “Warga mendesak agar pemerintah melakukan pembayaran bidang 287 di wilayah kami, berikut uang kerohiman,” katanya.

Dilahan tersebut bukan hanya TPU namun sudah berdiri mesjid dan mushola. Warga pun menuntut pemda dalam hal ini TPT (Tim Pembebasan Tanah), P2T (Panitia Pembebasan Tanah) serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Bogor, segera mengeluarkan anggaran untuk pemindahan termin ketiga.

“Baik pembayaran ganti untung lahan maupun biaya pemindahan makam bidang 287, sampai sekarang belum ada kejelasan. Makanya, kami minta pemda segera menyelesaikan semua pembayaran makam dan lahan untuk yang terakhir,” tandasnya. (Raden/Wahyu)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*