SMKN 5 Mauk Tangerang Tambah 6 Jurusan Lagi untuk Tahun Ajaran 2016/2017

Kepsek SMKN 5 Kab. Tangerang, Kamsono memantau proses PPDB (dok. KM)
Kepsek SMKN 5 Kab. Tangerang, Kamsono memantau proses PPDB (dok. KM)

TANGERANG (KM) – Jelang penerimaan peserta didik baru (PPDB), SMKN 5 Mauk Kab. Tangerang  menyediakan 13 bidang pilihan program jurusan keahlian. Menurut Kamsono selaku Kepala Sekolah, untuk PPDB  Tahun 2016/2017 ini, ia telah menyediakan ruangan kelas hingga 26 rumbel, yang mana masing-masing jurusan akan menempati dua ruangan, dengan daya tampung murid kurang lebih 600-an.

“Kami sebenarnya inginnya sih menampung murid baru sebanyak-banyaknya, apalagi demi untuk mencerdaskan anak bangsa, kita sebagai pendidik punya tanggung jawab penuh untuk membina dan membimbingnya tanpa harus dibebani dengan biaya ini dan itu, yang penting bagaimana anak-anak mau belajar, sesuai dengan keinginan dan keahliannya, apalagi kita punya 13 bidang kompotensi,” ucap Kamsono pada KM.

Bahkan menurut Kamsono, SMK Negeri 5 Mauk merupakan sekolah berbasis siap kerja, dimana sekolah tersebut telah digandeng oleh beberapa perusahaan dan telah menyandang sekolah berpredikat ISO.

Advertisement

Sementara itu menurut Asep Sudrajat selaku Waka Manajemen Mutu, untuk Tahun Ajaran 2016/2017 ini “kami meluluskan 222 siswa dari jumlah murid seluruhnya 1600, dan untuk ajaran tahun ini pula ada enam bidang jurusan tambahan dari delapan jurusan sebelumnya yaitu Permesinan, Kapal Niaga, Pemasaran TKP, NKN dan RPL.”

Ketika ditanya tentang biaya sekolah oleh wartawan KM, Asep pun menjelaskannya.

“Bahkan kami disini sama sekali tidak memungut pendaftaran sepeserpun, apalagi DSP, yah paling  partisipasinya untuk bayaran perbulannya saja, cuma 250 ribu, itu pun atas musyawarah antara pihak komite dan wali murid, yang disebut dengan iuran komite, sementara untuk biaya praktek kerja (PRAKRIN), kami juga tidak pernah mau memberatkannya,” terang Asep pada Kupas Merdeka. (MUKLIS)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*