Dugaan Kekerasan Terhadap Murid Bright Kids Preschool Diperiksa P2TP2A

Shendy, ayah WT korban dugaan kekerasan kepada anak, bersama pengacaranya Jefri Luanmase di depan kantor P2TP2A, Jakarta (dok. KM)
Shendy, ayah WT korban dugaan kekerasan kepada anak, bersama pengacaranya Jefri Luanmase di depan kantor P2TP2A, Jakarta (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Menyusul laporan pengaduan kekerasan terhadap anak, KPAI mengutus psikolog dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk mengamati kondisi WT (5) yang diduga dianiaya gurunya di sekolah Bright Kids Preschool sehingga mengalami luka cakar di bagian kepala sebelah kiri.

Rabu (1/6), WT dan orang tua dengan didampingi pengacaranya Jefri Luanmase SH mendatangi kantor P2TP2A di Jl Raya Bekasi Timur Km 18 Pulogadung Jakarta Timur untuk memenuhi panggilan surat undangan, agar korban dapat diperiksa sesuai permintaan P2TP2A.

Advertisement

Ditangani langsung Kepala Divisi Kasus, Nuke, di lantai 2 ruangan konseling kantor P2TP2A selama 2 jam secara tertutup, tampak WT yang dibawa bermain dengan salah satu petugas di ruangan bermain anak.

Dari hasil keterangan menurut Shendy, ayah korban, “sejauh ini pemeriksaan anak saya selaku korban telah menceritakan kepada pisikolog bahwa dirinya dicakar oleh gurunya, tidak hanya disini, minggu depan kita dipanggil kembali untuk pemeriksaan selanjutnya, karena ada beberapa pemeriksaan lagi.” (putra tobing)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*