Di Nanggung, Pemerintah Abaikan Nenek Berumur 97 Tahun Tinggal di Gubuk Sendirian

Mien (97) bertahan hidup di gubuk reot yang hampir ambruk (dok. KM)
Mien (97) bertahan hidup di gubuk reot yang hampir ambruk (dok. KM)

NANGGUNG, BOGOR (KM) – Sungguh ironis, ambisi Bupati Bogor untuk menjadikan Bogor sebagai kabupaten termaju di Indonesia dengan pencapaian 25 indikator mungkin hanya isapan jempol semata. Bagaimana tidak, masih banyak rakyat Nurhayanti masih miskin yang luput dari perhatian pemerintahan Kabupaten Bogor, bahkan luput dari perhatian tingkat Desa.

Sebut saja Mien (97) warga Kampung Ciranggap, RT 03/03 Desa Nanggung Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor. Nenek tua yang penglihatanya sudah terganggu ini hidup sendiri di gubuk yang hampir ambruk, tanpa tiang penyangga di dalam rumahnya, hidup miskin luput dari perhatian dari Pemkab Bogor.

“Belum pernah saya mendapat bantuan apapun dari pemerintah Desa, kemarin ada yang datang kesini bulan yang lalu, hanya sensus ekonomi,” tutur Mien, Kamis (9/6).

Advertisement

Program bantuan Pemerintah yang langsung ke tangan masyarakat tidak pernah dia rasakan. Ironisnya, gubuk reot berukuran 4 x 5 itu hanya berjarak kurang dari satu kilometer dari kantor Desa, namun pihak Desa seolah tutup mata dengan kondisi rakyatnya yang miskin, bahkan terhalang tiga rumah dari ketua RT.

“Saya punya dua anak laki-laki, dan semuanya sudah berkeluarga, namun untuk menghidupi keluarga dan saya juga mereka saja sulit,” tambah Mien kepada Kupas Merdeka.

Ketika hendak dikonfirmasi di kantor Desa, Kades dan Sekdes Nanggung tidak ada di tempat. (Dian Pribadi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*