Abaikan Surat Kerjasama, BKPP Bogor Dinilai Tidak Tertib Administrasi

Kantor BKPP Kabupaten Bogor, Cibinong (dok. KM)
Kantor BKPP Kabupaten Bogor, Cibinong (dok. KM)

BOGOR (KM) – Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) kabupaten Bogor, yang mengurusi kepegawaian, dinilai tidak tertib administrasi dalam mengurusi surat masuk serta pemberian jawaban terhadap surat tersebut. Hal itu diungkapkan oleh salah satu media yang menanyakan perihal surat yang telah mereka layangkan kepada BKPP berupa surat kerjasama untuk mengetahui kinerja Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersebut.

Ketika ditanyakan, media tersebut tidak mendapatkan jawaban yang jelas, “seolah tidak mementingkan surat yang masuk dan hanya segelintir media yang dipilih untuk mempublikasikan kegiatan, seolah kegiatan di SKPD tersebut tertutup, padahal masyarakat ingin mengetahui kegiatan apa saja yang sudah dilaksanakan serta anggaran apa saja yang sudah dihabiskan di SKPD tersebut.”

Penjelasan yang diberikan staf di BKPP yang menggantikan pimpinannya yang tidak ada di tempat, Lina, menjelaskan bahwa sikap BKPP tersebut “karena tidak semua surat masuk harus kami akomodir,” katanya di ruang kerjanya, Senin 6/6/2016.

Advertisement

Lina mengatakan pihaknya memilih media yang akan mempublikasikan kinerja BKPP. “Kalau misalnya aturannya seperti apa, bapak ke Diskominfo, dipilih dan dipilah sesuai kebutuhan kami,” lanjut Lina.

Ditanya nama jelas staf Diskominfo tersebut, Lina malah balik bertanya, “untuk apa ya pak?”

Perwakilan media tersebut mengakui Lina malah menjelaskan etika jurnalis dan mengajari wartawan yang mengkonfirmasi, serta menuduh arogansi dan menuduh mengintimidasinya. “Padahal etika jurnalis itu menanyakan sumber yang jelas,” ujar awak media itu.

Menurut staf BKPP itu, kinerja yang seharusnya bisa dipublikasikan di setiap media massa harus seizin pimpinan. “Ada perintah atasan, kemana harus di publish,” tegas Lina.

Ketika awak media itu meminta tanda terima untuk ditandatangani bukti penolakan, Lina pun menolaknya, “karena surat yang bapak kirim pun hanya sebatas penawaran,” tutupnya. (Tengku Yusrizal)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*