Warga Cibungbulang: “Hukum Seberat-beratnya tuh Pelaku Biadab!”

Rekonstruksi kejadian pemerkosaan terhadap balita di Cibungbulang, Kamis 25/5 (dok. POlres Bogor)
Rekonstruksi kejadian pemerkosaan terhadap balita di Cibungbulang, Kamis 25/5 (dok. Polres Bogor)

BOGOR (KM) – Kepolisian Resor Bogor menggelar puluhan anggota untuk mengamankan kegiatan rekonstruksi kasus pemerkosaan balita berumur 2,5 tahun hingga meninggal, yang digelar di lokasi kejadian langsung. Lokasi rekonstruksi tersebut dipenuhi oleh warga sekitar yang ingin melihat kegiatan rekonstruksi, Kamis 25/5.

Dalam rekonstruksi yang dilakukan, warga yang berduyun-duyun turut hadir langsung berteriak-teriak kepada pelaku dengan beragam umpatan dan cacian karena tega berbuat hal tersebut kepada anak di bawah umur yang tidak berdosa yang bernama Laila Nurhadiyah (2,5).

Sejak turun dari mobil petugas, pelaku yang mengenakan seragam tahanan warna orange dan penutup wajah terus menunduk sambil berjalan ke lokasi kejadian.

Advertisement

Fatma (45) mengungkapkan bahwa kelakuan pelaku yang tega berbuat hal tersebut kepada anak di bawah umur lebih sadis dari kelakuan binatang mana pun yang hidup di muka bumi.

“Pelaku mesti di hukum seberat-berat nya dan tidak harus dikebiri,” ucapnya dengan nada kesal kepada KM.

Teriakan warga terdengar saat sang pelaku, Budiansyah, berjalan melewati masyarakat sekitar. Saat rekontruksi berjalan, dari awal hingga akhir dia tidak luput dari teriakan warga

“Hukum seberat-berat tuh pelaku biadab,” teriak warga. (irfan)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*