Tuduh Pencemaran Nama Baik, Kades Purwabakti Gugat Pemkab Bogor 500 M

Kades Purwabakti, Mulyadi (tengah) didampingi kuasa hukumnya melakukan konferensi pers setelah sidang gugatan ke Bupati Bogor di Pengadilan Negeri Cibinong. Rabu (11/5) (dok. KM)
Kades Purwabakti, Mulyadi (tengah) didampingi kuasa hukumnya melakukan konferensi pers setelah sidang gugatan ke Bupati Bogor di Pengadilan Negeri Cibinong. Rabu (11/5) (dok. KM)

CIBINONG, BOGOR (KM) – Pernah difitnah dan diberhentikan dengan cara tidak hormat oleh Bupati Bogor yang masih dijabat oleh Rahmat Yasin, setelah digugat dan menang di PTUN Bandung, Mulyadi kembali mejabat sebagai Kepala Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor, berdasarkan keputusan pengadilan dan di SK kan, dan mNejabat kembali sampai saat ini.

Sejak itu Mulyadi menunggu niat baik dari Pemerintahan Kabupaten Bogor, baik di sampaikan secara lisan maupun tulisan tapi sampai sekarang tidak ada. Sudah melalui proses mediasi antara pihak Mulyadi melalui pengacaranya dan pihak Pemkab Bogor, Mulyadi melakukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Cibinong atas dasar ada unsur kerugian, Rabu (11/5).

“Kemarin melalui pengadilan negeri Cibinong, kita sudah daftarkan gugatan karena ada unsur kerugian, dan tadi kita sudah melakukan sidang pertama, tapi rupanya dari pihak Pemkab Bogor tidak siap” kata Mulyadi dalam konferensi pers nya setelah sidang

Advertisement

Dalam persidangan melalui pengacaranya, Mulyadi menuntut kerugian materiil Rp. 500 Milyar terhadap Pemkab Bogor (Bupati Bogor), atas dasar pencemaran nama baik, kerugian moril dan materil dan pemulihan nama baik.

“Saya minta pemulihan nama baik saya, karena seluruh masyarakat Bogor khususnya, tahu kalau saya diberhentikan secara tidak hormat atas dasar laporan tanpa adanya investigasi dan proses hukum yang berlaku, ini yang menjadi beban moril saya sampai sekarang,” ujar Mulyadi.

“Selain kerugian moril, juga kerugian materil selama proses sidang yang harus bolak-balik ke Bandung” tegas Mulyadi.

Sidang lanjutan mendengar jawaban dari pihak Pemkab Bogor atas gugatan yang di layangkan Mulyadi akan di gelar kembali Rabu (18/5). (Dian Pribadi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*