Pemborong Kerap Kabur, Bangunan SDN di Depok Banyak Mangkrak

Proyek pembangunan SDN Pitara 2 yang kini mangkrak (dok. KM)
Proyek pembangunan SDN Pitara 2 yang kini mangkrak (dok. KM)

DEPOK (KM) – Bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Depok banyak sekali yang mangkrak. Hal ini pula yang terjadi di wilayah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Pancoranmas.

Kepala UPT Pendidikan Pancoranmas Sukarjo SE (30/5/16) menangis di hadapan wartawan Kupas Merdeka. Pasalnya, menurut data UPT Pendidikan Panmas ada 3 bangunan SDN di wilayahnya yang mangkrak. “SDN Pitara 2, Mampang 1, Depok 3” kata Karjo.

“Saat pelaksanaan Ujian Sekolah berlangsung beberapa hari yang lalu beberapa kepala sekolah yang bangunan SD nya mangkrak bermaksud ingin mendirikan tenda dikarenakan ruangan yang ada tidak memadai untuk menampung panitia pengawas Ujian sekolah,” kata karjo.

Menurutnya, “hal ini disebabkan ulah para pemborong yang meninggalkan pekerjaannya dengan tidak bertanggung jawab. Akibatnya Anak didik jadi korban.”

Namun di lain waktu, informasi yang pernah dihimpun oleh wartawan Kupas Merdeka dari pemborong yang didapati di wilayah SDN Tapos yang enggan disebut identitasnya, “hal tersebut bukan karena lari dari tanggung jawab melainkan disebabkan pihak Dinas Pendidikan kota Depok memberikan Surat Perintah Kerja selalu mepet dengan akhir tahun. Sudah dapat dipastikan saat jelang tahun berganti tidak boleh ada pengerjaan bangunan terlebih dahulu, sampai ada perintah kerja berikutnya bahkan terkadang penunjukan berikutnya,” tegasnya.

Advertisement

Sampai berita ini dibuat, Kabid Sarpras (Sarana Prasarana) Dinas Pendidikan kota Depok Indah Lestari belum berhasil di konfirmasi KM. Menurut stafnya, ia sedang Diklat.

Sukarjo berharap agar “pihak Disdik bisa menyelesaikan bangunan Sekolah yang pada mangkrak di kota Depok ini (Pancoranmas khususnya). Kasian anak didik terbengkalai belajarnya, juga malu masa kota Depok yang sudah banyak penghargaan dari luar masih ada aja bangunan Sekolah yang mangkrak di kotanya,” tutupnya. (Gie)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*