Kesal tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanami Jalan dengan Pohon Pisang

Jalan Raya Cemplang-Ciasmara mengalami kerusakan, warga tanami lubang dengan pohon pisang (dok. KM)
Jalan Raya Cemplang-Ciasmara mengalami kerusakan, warga tanami lubang dengan pohon pisang (dok. KM)

BOGOR (KM) – Baru beberapa bulan diperbaiki, Jalan Cemplang-Ciasmara (Jalan Raya KH. Abdul Hamid) kembali rusak parah. Diduga pengerjaan yang asal-asalan dan tidak baiknya saluran irigasi menjadi penyebab kembali rusaknya jalan tersebut. Dari itu timbul kesan jadi ajang proyek tahunan, untuk mendapatkan keuntungan oleh oknum-oknum pejabat instansi terkait.

Kesal dengan jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, warga Cibungbulang kabupaten Bogor tanami jalan rusak itu dengan pohon pisang.

Jalan Raya KH. Abdul Hamid adalah penghubung Kecamatan Cibungbulang-Pamijahan. Tepatnya di Desa Situ Ilir, jalan tersebut rusak parah dan seringkali terjadi kecelakaan dan di saat hujan seringkali banjir menutupi jalan tersebut sehingga pengendara motor baik roda dua dan roda empat banyak mengalami kecelakaan.

Menurut Acun (28) warga setempat, “Sering terjadi kecelakaan, apalagi saat malam hari. Sudah lima kali mobil angkutan baik mobil truk yang melintas terguling akibat jalan amblas, ini juga inisiatif warga jalan yang amblas diurug oleh puing dan batu,” pungkasnya pada KM, Kamis 19/5.

Advertisement

“Ini bukti kekesalan kami, pernah ada yang mengukur dan bilang akan diperbaiki pada bulan April, pada kenyataannya sampai saat ini belum ada perbaikan sama sekali, takut ada kecelakaan selanjutnya kami tanami saja dengan pohon pisang,” tambah Asep (35) dengan nada kesal.

Dikonfirmasi di ruang kerjanya, kepala UPT Bina Marga Ciampea Agus mengatakan, “Rencana tahun sekarang akan ada pengerjaan peningkatan jalan dari Cemplang (Kec. Cibungbulang) sampai Ciasmara (Kec. Pamijahan), dengan total anggaran sekitar 3,6 Milyar.” (Dian Pribadi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*