Keripik Singkong Maharani, dari Tajur Halang untuk Jabodetabek

Proses pengeringan keripik singkong @Maharani@ di Tajur Halang, Bogor (dok. KM)
Proses pengeringan keripik singkong @Maharani@ di Tajur Halang, Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Maharani adalah nama sebuah merek keripik singkong. Usaha yang di geluti sejak 2007 oleh seorang lelaki bernama Nanan, putra daerah asli desa Nangerang kecamatan Tajur Halang, Bogor ini dijalankan di sebuah rumah yang merangkap tempat tinggalnya.

Bapak empat orang anak ini di tempat usahanya mempekerjakan 35 orang tenaga warga sekitarnya untuk membuat keripik singkongnya.  Dia sekaligus melayani konsumen yang datang dari beberapa daerah sekitar Jabodetabek. Konsumen yang datang umumnya membeli untuk di jual kembali, dan Maharani siap melayani pembelian dalam jumlah besar menggunakan ukuran bal, dalam satu bal terdiri 10 bungkus berisi keripik singkong seberat setengah kilogram.

Bahan utama keripik tentulah singkong, yang direbus menjadi setengah matang lalu didinginkan. Setelah dingin, diiris kecil-kecil untuk selanjutnya dijemur sampai kering.

Advertisement

Tahapan berikutnya menggoreng keripik. Adapun bumbunya hanya menggunakan garam masak saja. Setelah di goreng, didiamkan beberapa saat, kemudian dilakukan pengepakan. “Untuk rasa kami hanya membuat rasa orisinal, meski ada juga permintaan keripik pedas,” jelas pemilik usaha ini.

Singkong di datangkan dari daerah Cimahpar, Ciampea dan Rumpin. Selain dari daerah Tajur Halang dan Bojong Gede, semakin lama semakin jauh dalam mencari singkong. “Berbeda dengan zaman dahulu, sekarang orang lebih mudah mencari keju,” ujar Nanan.

Saat dikonfirmasi berapa hasil yang didapat per harinya, Nanan mengakui menghasilkan sekitar 2 juta Rupiah kotor setiap harinya. (Rafa)

Advertisement
Komentar Facebook

1 Comment

  1. boleh minta alamatnya gan?

Leave a comment

Your email address will not be published.


*