Karang Taruna, Antara Harapan dan Tantangan

Temu Karya Karang Taruna Caringin, Bogor Kamis 19/5 (dok. KM)
Temu Karya Karang Taruna Caringin, Bogor Kamis 19/5 (dok. KM)

CARINGIN, BOGOR (KM) – Pengurus Karang Taruna Kecamatan Caringin menggelar Temu Karya di GOR Caringin, Kamis (19/5/2016). Forum tertinggi dalam kepengurusan Karang Taruna tingkat kecamatan ini, untuk memilih ketua dan susunan pengurus baru periode 2016-2021 menggantikan Ketua Karang Taruna Kecamatan Caringin periode 2011-2016 Martin Akmali yang sudah demisioner.

Temu karya bertema “Menciptakan generasi yang handal, berpotensi dalam keorganisasian, dan menumbuhkembangkan jiwa kepemimpinan serta berjiwa sosial amaliah robbani”  ini dihadiri Sekretaris Camat Caringin, Minarso, Kasi Binsos Dinsosnakertrans Kabupaten Bogor, Dwi Widiastuti,  Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Irfan Drajat,  Kapolsek Caringin, AKP Hariyanto, sejumlah Sekretaris Desa, dan para Ketua Karang Taruna dari 12 desa se-Kecamatan Caringin.

Ketua Pelaksana Temu Karya, Rendra Trisantika, mengatakan, terdapat 14 suara utusan yang berasal dari 12 Ketua Karang Taruna tingkat desa ditambah pengurus kecamatan juga kabupaten untuk memilih ketua baru.
Dari informasi yang dihimpun, sedikitnya terdapat dua nama calon ketua. Sedangkan Ketua Karang Taruna Kecamatan Caringin demisioner, Martin Akmali, menyatakan tak akan mencalonkan lagi dan memilih naik jadi pengurus Karang Taruna Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Irfan Drajat, mengemukakan, Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Caringin ini merupakan Temu Karya ke-20 dari 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor sejak dirinya terpilih tahun 2014 lalu. “Temu karya ini bagian dari program revitalisasi Karang Taruna,” ujarnya.

Menurut Irfan banyak kader-kader dan figur-figur potensial di Kecamatan Caringin. Oleh karenanya ia berharap generasi muda Karang Taruna di Caringin akan lebih baik lagi dan dapat memberikan kontribusi nyata dan positif kepada masyarakat.

“Karang Taruna wadah paling tepat untuk penyelenggaraan kegiatan dan program sosial. Karang Taruna memiliki posisi strategis dalam membantu pemerintah menyelesaikan berbagai bentuk persoalan sosial kemasyarakatan. Apalagi sekarang banyak terjadi aksi kejahatan seksual dan bentuk-bentuk kriminalitas lainnya seperti narkoba yang pelakunya kebanyakan pemuda berusia produktif,” ungkapnya.

Namun demikian, kata Irfan, Karang Taruna memerlukan banyak dukungan dari pemerintah terutama di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan, baik secara moril maupun dari sisi anggaran.

“Dari sisi aturan, Karang Taruna sudah digariskan dan dilindungi dalam Perda Kabupaten Bogor Nomor 9 Tahun 2011. Bupati Bogor tahun 2014 juga sudah menginstruksikan kepada kecamatan dan para kepala desa agar membantu Karang Taruna. Selain itu Permensos RI No. 77/HUK/2010 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna dan Permensos RI Nomor 23 Tahun 2013 tentang Pemberdayaan Karang Taruna,” jelasnya.

Organisasi kemasyarakatan Karang Taruna sebagai wadahnya generasi muda memiliki banyak harapan sekaligus tantangan berat ke depan. Oleh karena itu, Karang Taruna harus bisa menjalankan tugas pokok dan fungsinya serta mampu lebih berdayaguna dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Advertisement

Saat pembukaan Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, di GOR Caringin, Kamis (19/5/2016), Sekretaris Camat Caringin, Minarso, mengemukakan, “di depan sudah banyak berbagai macam pembangunan dan tantangan yang harus dihadapi pemuda. Pemuda juga ditantang untuk meneruskan estafet kepemimpinan yang akan terus berganti.”

“Di Caringin saja tantangannya cukup berat. Angka melek huruf masih di peringkat ke 23 dari 40 kecamatan. Angka kematian ibu dan bayi tinggi. Selain itu kerap terjadi tawuran pelajar dan berbagai bentuk perilaku negatif masyarakat. Maka kami ingin pemuda mampu membentengi diri. Kami dari pemerintah kecamatan siap mendukung Karang Taruna, karena sudah amanat Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 2009 di mana pemerintah wajib memfasilitasi kegiatan kepemudaan,” ungkapnya.

Minarso menjelaskan pula, bahwa wilayah Caringin memiliki banyak potensi dan sentra ekonomi yang bisa dikembangkan oleh Karang Taruna. “Belum lagi dengan perkembangan ekonomi ke depan di mana Caringin akan dilintasi jalan tol dan objek wisata terbesar di Asia,” katanya.

Hal senada dikatakan Kapolsek Caringin, AKP Hariyanto. Meski secara umum di wilayah hukum Caringin tak muncul peristiwa signifikan gangguan kamtibmas, akan tetapi kata dia, di negara kita muncul berbagai kejadian gangguan kamtibmas seperti gejala kebangkitan kembali komunisme, kejahatan seksual, perilaku asusila, peredaran narkoba, serta berbagai bentuk kriminalitas.

“Jangan sampai merambah ke wilayah Caringin. Maka pemuda harus waspada, ikut peduli dan antisipasi. Pemuda harus paham betul kejadian di lingkungannya. Laporkan kalau ada kejadian,” tegasnya.

Kasi Binsos Dinsosnakertrans Kabupaten Bogor, Dwi Widiastuti, menambahkan, Karang Taruna bisa menampung berbagai macam aspirasi masyarakat desa. “Karang Taruna juga bisa mengembangkan Kelompok Usaha Bersama (KUBE), UKM, dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Dinas siap berikan pembinaan dalam mengembangkan potensi desa,” imbuhnya.

Sekadar informasi, dalam Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 23 Tahun 2013 tentang Pemberdayaan Karang Taruna, pada Pasal 1 ayat 1, Karang Taruna adalah organisasi kemasyarakatan sebagai wadah dan sarana pengembangan setiap anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa atau kelurahan atau nama lain yang sejenis terutama bergerak di bidang penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

Ayat 2, Anggota Karang Taruna yang selanjutnya disebut warga Karang Taruna adalah setiap anggota masyarakat yang berusia 13 tahun sampai dengan 45 tahun yang berada di desa atau kelurahan. Dan pada Pasal 7, Karang Taruna memiliki tugas bersama-sama Pemerintah Pusat, Pemprov, Pemda Kota/Kabupaten untuk menyelenggarakan pembinaan generasi muda dan menyelenggarakan kesejahteraan sosial. (Raden)

Advertisement
Komentar Facebook

1 Comment

  1. yes untuk karang taruna

Leave a comment

Your email address will not be published.


*