Pengrajin Serokan Ikut Meramaikan Geliat Ekonomi

JUmhari, pengrajin serokan dari Tanah Sareal, Bogor, menunjukkan hasil kerajinannya (dok. KM)
JUmhari, pengrajin serokan dari Tanah Sareal, Bogor, menunjukkan hasil kerajinannya (dok. KM)

BOGOR (KM) – Adalah Jumhari, warga Kampung Setu Asem, Kelurahan Mekarwangi, Tanah Sareal, Kota Bogor, menjalani usaha membuat serokan (perabot rumah tangga untuk menggoreng), secara turun temurun yang diwarisi dari leluhurnya. “Saya tinggal meneruskan saja”, imbuhnya.

“Ada lima pengrajin di kampung ini yang menggeluti usaha membuat serokan”, lanjut bapak empat orang anak ini.
Serokan yang dibuat dari sejenis kawat ayak yang di beli dari toko material bahan bangunan. Kawat di bentuk melingkar setengah bola menyerupai para bola mini. Di beri gagang dari kayu, yang di pasok oleh pengrajin yang khusus membuat gagang.

Advertisement

Selain di pasarkan ke Pengepul, ada juga beberapa orang sales yang datang,  turut memasarkan produk ini sehari harinya. Dengan demikian Jumhari sudah turut membuka lapangan pekerjaan buat warga kampung di sekitarnya.
Omzet per hari secara rata-rata berkisar satu jutaan rupiah.

“Lumayan lah untuk makan sehari hari dan buat biaya sekolah anak anak”, jelasnya lagi. (rafa)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*