Pasca UN, Satgas Pelajar dan Pol PP Amankan 14 Pelajar yang Hendak Tawuran

Camat Pamijahan, Rosidin, memberikan nasehat ke pelajar yang ketangkap hendak tawuran (dok. KM)
Camat Pamijahan, Rosidin, memberikan nasehat ke pelajar yang ketangkap hendak tawuran (dok. KM)

PAMIJAHAN (KM) – Melalui Operasi Cipta Kondisi pasca Ujian Nasional (UN), Satuan Tugas (Satgas) Pelajar dan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kecamatan Pamijahan berhasil menggagalkan dan mengamankan 14 oknum pelajar yang hendak melakukan aksi tawuran di Pasir Ipis Desa Cibunian Kecamatan Pamijahan, Kamis (7/4),

Ke-14 oknum pelajar tersebut semua berasal dari SMA PGRI Leuwiliang, mereka dengan sengaja mempersiapkan diri dengan membawa Senjata Tajam (Sajam), mereka membawa sajam berupa sebilah Clurit, Tiga bilah Pedang, Satu buah penggaris Stanlees, Satu buah Gear Motor yang di ikatkan dengan sabuk

“Satgas Pelajar dan Pol PP mendapat intruksi dari pihak kecamatan untuk pengamanan cipta kondisi pasca UN, melihat masih banyaknya pelajar setelah UN ada kebiasaan coret-coret seragam dengan pilox dan konvoi, sehingga akan minimbulkan tawuran antar pelajar. Apalagi dari dulu daerah Pasir Ipis menjadi ajang tawuran antar pelajar dan ternyata mereka sudah janjian dengan sekolah lain untuk tawuran,” kata Iskandar Zulkarnain Satgas Pelajar

Advertisement

Mereka di bawa ke kantor Kecamatan Pamijahan untuk di data dan di berikan pengarahan dan bimbingan. Sungguh miris ke empat belas pelajar tersebut ketika di berikan sangsi ringan menyebutkan butir-butir Pancasila, mereka tidak hafal secara berurutan bahkan ada yang tidak hafal sama sekali, di suruh baris berbaris tidak bisa.(Dian Pribadi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*