Longsor Lagi, Water Way PLTM PT. JDG Jadi Penyelamat Ikan-Ikan Para Petani

Warga Cibunian sedang berusaha mengangkat batu yang jatuh menutupi waterway akibat longsor yang melanda pada Minggu 3/4 lalu (dok. KM)
Warga Cibunian sedang berusaha mengangkat batu yang jatuh menutupi waterway akibat longsor yang melanda pada Minggu 3/4 lalu (dok. KM)

PAMIJAHAN (KM) – Untuk kesekian kalinya Kecamatan Pamijahan diterjang bencana tanah longsor, khususnya Desa Cibunian, Minggu (3/4), akibat hujan lebat yang mengguyur hampir seluruh wilayah Bogor. Sekitar pukul 23:30 terjadi bencana alam tanah longsor di Kampung Muara I Rt. 001/001 Desa Cibunian Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor.

Longsor menerjang sebuah Rumah ukuran 5,5 x 8,5 milik Tugino Hadi Saputra (38), warga Kampung Muara I Rt 01/001 Desa Cibunian, yang merupakan seorang pedagang. Tampak 2/3 bagian bangunan rumah terseret air dan longsoran tanah. Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar kurang lebih 72 juta Rupiah. Tidak ada Korban jiwa dalam kejadian bencana longsor.

“Semua barang-barang rumah tangga habis terbawa air dan longsoran tanah, beruntung sepeda motor milik saya tidak terbawa hanyut ke kali Cianten” tutur Gino.

Kerusakan pada rumah milik  warga Cibunian, Gino, akibat bencana tanah longsor pada Minggu 3/4 (dok. KM)

Kerusakan pada rumah milik warga Cibunian, Gino, akibat bencana tanah longsor pada Minggu 3/4 (dok. KM)

Beruntung lumpur material longsoran yang cukup banyak masuk ke Water Way PLTM milik PT. JDG yang berada di bawah rumah Tugino, sehingga tidak langsung masuk ke kali Cianten yang kemungkinan besar dapat berakibat ikan para petani mati seperti kejadian longsor besar sebelumnya yang mengakibatkan ikan para petani mati sehingga mengalami kerugian dalam jumlah besar.

Advertisement

Warga bersama-sama berusaha membersihkan lumpur yang cukup tebal dan mengangkat batu-batu besar yang menyumbat air yang masuk ke water way PLTM milik PT. JDG.

“Beruntung lumpur material masuk ke water way sehingga tidak langsung masuk ke kali Cianten dan operator kami cepat membuka pintu air, tidak terbayang dalam hitungan menit ikan-ikan milik petani bisa mati,” ungkap Jhon Pantauw (Presdir PT. JDG) yang datang untuk melihat kerusakan akibat longsor tersebut. (Dian Pribadi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*