“Seharusnya Aparat Menghukum Bos Gurandil dan Para Oknum Instansi”

Tambang liar di kab. Bogor (dok. Kupas Merdeka)
Tambang liar di kab. Bogor (dok. Kupas Merdeka)

NANGGUNG (KM) – Maraknya Gurandil atau Penambang Emas Tanpa Ijin (PETI) yang tertangkap oleh aparat kepolisian teryata mendapat perhatian dari Ketua DPC Ikatan Buruh Seluruh Indonesia (IBSI) Kabupaten Bogor

Menurutnya, adanya gurandil adalah contoh kurang pekanya pemerintah terhadap kebutuhan warganya. Mereka rela mengorbankan nyawa demi tercukupinya kebutuhan hidup.

“Para gurandil sebetulnya sudah paham bahwa mereka melanggar aturan atau hukum. Ini disebabkan pemberi kerja yang minim dan terlalu banyaknya pencari kerja sehingga para gurandil melakukan pekerjaannya sekalipun resikonya mereka tau,” ujar Reza Dipanegara kepada Kupas Merdeka, Kamis (17/03).

Dari itu, lanjut Reza, pemerintah agar melegalkan pekerjaan mereka yang di atur oleh UU yang berlaku, agar mereka bekerja dilindungi oleh Undang-Undang. Dan juga pemerintah harus memberikan pelatihan atau pembekalan secara berkala agar mereka para gurandil merasa harkat dan martabatnya terangkat.

Advertisement

“Nah, keterkaitan bos atau yang mengkoordinir para pekerja, saya sepakat itu yang harus di berantas. Dan ini pun tidak akan lepas dari para oknum instansi yang sengaja membiarkan demi keuntungan yang banyak,” Tegasnya

“Saya berharap para penegak hukum harus juga menghukum para bos gurandil,” tutup Reza. (Dian Pribadi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*