PRB Ancam Demo atas Pemecatan Pesapon, DKP Bersilat Lidah

Petugas Kebersihan DKP, atau disebut juga Pesapon (stock)
Petugas Kebersihan DKP, atau disebut juga Pesapon (stock)

BOGOR (KM) – Polemik yang terus bergulir terkait perbuatan semena-mena yang dilakukan Kabid Kebersihan pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Bogor dengan memecat pegawainya sebanyak 19 orang tenaga tukang sapu alias pesapon terus berbuntut panjang. Pasalnya semua kalangan menganggap bahwa tindakan itu telah menindas masyarakat kecil yang hanya ingin mencari nafkah bagi kelangsungan hidup keluarganya.

Ketua umum Persatuan Rakyat Bogor (PRB), Ruhiyat Sujana mengatakan bahwa dirinya sangat murka terhadap tindakan yang dilakukan oleh seorang pejabat teras di Pemkab Bogor tersebut khususnya di lingkungan DKP.

“Saya sangat murka dan geram terhadap para petinggi DKP Kabupaten Bogor yang memecat seenaknya para pegawainya yang melakukan demo menyampaikan aspirasi mereka untuk mempertanyakan upahnya itu. Para tukang sapu tentu tidak akan melakukan aksi kalau memang tidak ada masalah,” kata Ruhiyat pada KM, Senin (29/02/16).

Menurutnya, hal itu tentu ada masalah di dinas tersebut. Pemecatan itu dianggap bentuk arogansi dan Kabidnya yang bersangkutan harus menanggung konsekuensi dari sikapnya.

“Karena kami akan mengusut dan memperjuangkan kaum miskin yang kami nilai sudah didzolimi. Selain itu kami akan ungkap segala bentuk pelanggaran di dinas tersebut. Kami juga akan mengerahkan para kawan-kawan pergerakan agar ikut memperjuangkan rakyat kecil yang tertindas tersebut,” kecamnya.

Terpisah, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, H. Slamet Mulyadi mengungkapkan kaitan isu yang beredar itu setelah dirinya mendatangi langsung pihak DKP bahwa perihal tersebut hanyalah omong kosong.

“Tidak benar itu kang saat saya menanyakan langsung ke Sekretaris DKP-nya. Bahwa mereka menjawab, tidak ada yang dipecat melainkan ke sembilan belas pesapon itu mengundurkan bukannya diberhentikan,” singkat politisi PDI Perjuangan itu.

Sebelumnya, sikap arogansi yang dilakukan oleh Kabid DKP Kabupaten Bogor menuai kecaman. Pasalnya, ketidakpuasan yang awal ditunjukkan oleh pesapon terhadap kebijakan DKP dengan menahan pesangon mereka berujung dengan unjuk rasa belum lama ini.

Setelah itu, pihak DKP pun geram dengan kritik pesapon yang diungkapkan dengan demo, alhasil 19 pejuang kebersihan pun dipecat secara sepihak, oleh Kabid Kebersihan Ateng Sasmita. Sontak, pemecatan itu pun menuai kritik pedas dari berbagai kalangan. (Sahrul)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*