PPB: Perempuan Harus Berani Tampil Berpolitik

Hadirin pada Sekolah Politik yang diadakan oleh organisasi PPB, Senin 7/3 (dok. KM)
Hadirin pada Sekolah Politik yang diadakan oleh organisasi PPB, Senin 7/3 (dok. KM)

CIBINONG (KM) – Dalam upaya meningkatkan peran serta perempuan di bidang politik tentu harus ada dorongan karena selama ini dalam sebuah pembangunan dan sosial masih minim keterwakilan perempuan di parlemen. Umumnya, perempuan menjadi ibu rumah tangga dan jarang terlibat dalam urusan pemerintahan dan politik.

Agar perempuan melek terhadap politik, sesuai dengan tuntutan perundang-undangan perpolitikan, tiap partai politik diwajibkan mengajukan 30% caleg berasal dari kaum perempuan. Kaum perempuan tersebut diminta meningkatkan kualitas dan kapasitas serta melakukan pendekatan kepada masyarakat.

Hal ini membuat Pengurus Cabang Pergerakan Perempuan Bangsa (PPB) Kabupaten Bogor mengadakan Sekolah Politik Perempuan khusus untuk kadernya yang di ikuti 40 Peserta dari tiap kecamatan yang tersebar. Untuk pemilu di tahun 2019 nanti nya perempuan harus bisa berkontribusi di parlemen.

“Hanya 15% perempuan di kabupaten bogor yang mewakili di legislatif.dan saya menargetkan untuk pemilu yang akang datang harus mencapai target yaitu 30%. Nantinya perempuan perempuan akan bersaing secara sehat dengan laki-laki,” pungkas Ketua Perempuan Bangsa, Siti Mahnin.

Arah kemajuan dan keterlibatan perempuan harus diarahkan, Siti Mahnin juga mengajak kepada perempuan agar bisa berpartisipasi di Desa, mengawal program.

“Anggaran yang besar akan turun ke Desa, disini perempuan juga harus dilibatkan, melihat kondisi saat ini perempuan hanya diam di rumah, padahal seharusnya perempuan juga ikut serta dalam pembangunan. Dan saya berharap agar perempuan nantinya bisa bersama sama dalam memberikan tenaga dan pemikiran,” pungkasnya.(Farid)

1 Comment

  1. Kereenn ibu Siti Mahnin. Sangat menginspirasi kita semua perempuan Indonesia

Leave a comment

Your email address will not be published.


*