“Penjual Buku LKS Harus Segera Ditindak, Bila Perlu Dipenjarakan”

MTs Negeri 3 Cibinong (dok. KM)
MTs Negeri 3 Cibinong (dok. KM)

BOGOR (KM) – Masih ada saja sekolah yang menjual paket buku Lembar Kerja Siswa (LKS), dengan berdalih tidak dipaksakan, mencari keuntungan dengan menjual buku LKS untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya, padahal pemerintah sudah membuat aturan agar tidak membebankan murid membayar pungutan apapun.

Itulah yang diungkapkan oleh ketua umum LSM Pengembangan Aspirasi Rakyat (PAR), Hotman Idris, yang juga mendesak oknum kolusi tersebut dipidanakan karena sudah melanggar hukum.

Ketua Umum LSM PAR, Hotman Idris

Ketua Umum LSM PAR, Hotman Idris

“Gak boleh diperjual-belikan LKS, walau tidak ada paksaan. Tidak diperbolehkan karena sudah ada di anggaran BOS, apabila dilakukan oleh para guru, kepala sekolahnya, atau dari oknum diknas tersebut, maka dianggap merupakan suatu kolusi, itu tindakan pidana. Oknum tersebut harus segera ditindak, bila perlu dipenjarakan, untuk kepentingan putra putri penerus bangsa,” tegas Hotman kepada KM, Selasa 22/03/2016.

“Lemahnya suatu kontrol dinas pendidikan terhadap sekolah pemungut uang LKS. Kalo memang mereka (Disdik -red

Advertisement
) tau, sering terjadi, berarti bukan kelalaian, ada unsur sengaja, sudah selayaknya harus ditumpas oknum itu, karena itu merupakan tindak pidana kolusi, inilah yang rusak nya dinegara kita. Kadisdik harus bertanggung jawab,” geram Hotman setelah mendapat informasi tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, penjualan LKS kepada siswa sekolah diakui oleh kepala sekolah MTs Negeri 3 Bogor, yang beralamat di Jalan Raya Pemda Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. “Kami memang menjual buku kepada siswa namun itu bukan paksaan siapa saja yang berminat, yang tidak membeli tidak apa-apa karena tidak ada paksaan,” ujar Kepsek Lili kepada KM, beberapa waktu lalu.

Ungkapan Lili, buku paket yang ditawarkan ke siswa semuanya ada 17 buku mata pelajaran. Padahal, pemerintah sudah menganggarkan kebutuhan buku. (Tengku Yusrizal/ Wawan S)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*