Panitia Peresmian GOR Pakansari Larang Sebagian Media untuk Meliput

Panitia peresmian GOR Pakansari, Cibinong, menutup pintu bagi sebagian awak media untuk meliput acara tersebut, Rabu 16/3 (dok. KM)
Panitia peresmian GOR Pakansari, Cibinong, menutup pintu bagi sebagian awak media untuk meliput acara tersebut, Rabu 16/3 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Peresmian stadion Gedung Olahraga (GOR) Pakansari pada Rabu 16/3 sangat dinanti oleh masyarakat Kabupaten Bogor. Pada acara tersebut, pemerintah mendatangkan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar untuk meresmikan GOR tersebut. Namun sangat disayangkan, pengemasan acara yang meriah dari panitia Sekretaris Daerah kabupaten Bogor terkesan memonopoli media yang hadir dalam acara, terkesan memilih dan memilah.

Registrasi media seakan disudutkan oleh wajibnya memiliki undangan untuk memasuki area acara. Kekecewaan para awak media yang hendak meliput untuk kepentingan masyarakat serasa diintervensi oleh perilaku panitia yang mengatakan “ini khusus undangan saja pak,” seakan serupa dengan pesta pribadi.

Menanggapi hal tersebut, pengurus Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) David Malau mengatakan, “Semua media di hadapan pemerintah sama, mempublikasikan apa yang menjadi kegiatan yang didanai oleh rakyat, jadi apa kepentingan memilih dan memilah, semua wartawan punya hak yang sama, memberitakan acara tersebut, bahkan dilindungi oleh undang-undang, para pejabat harusnya lebih faham tentang UU PERS dan UU KIP,” terangnya.

“Acara megah yang memboroskan anggaran yang dikutip dari rakyat, seharusnya media apapun diakomodir untuk untuk pemberitaan, karena masing-masing media punya pasar dan pembacanya sendiri. Yang menjadi pertanyaan, kenapa harus di pilih dan dipilah, itu semua kan pakai uang rakyat yang membayar pajak,” tanyanya dengan raut wajah heran. (Tengku Yusrizal)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*