Berdayakan Potensi Pertanian Sebagai Ujung Tombak Menambah PAD

Anggota DPR RI Ichsan Firdaus beserta beberapa pejabat tinggi Kabupaten Bogor pamerkan Jagung dalam acara Launching Program Arisan Sapi Pasundan & Panen Perdana Jagung, Rabu 9/3 (dok. KM)
Anggota DPR RI Ichsan Firdaus beserta beberapa pejabat tinggi Kabupaten Bogor pamerkan Jagung dalam acara Launching Program Arisan Sapi Pasundan & Panen Perdana Jagung, Rabu 9/3 (dok. KM)

CIGUDEG (KM) – Memanfaatkan potensi pertanian yang begitu besar yang ada di Kabupaten Bogor, petani jagung binaan salah satu anggota DPR RI Komisi IV, Ichsan Firdaus, pamerkan salah satu produk unggulan dalam launching program Arisan Sapi Pasundan & Panen Perdana Jagung, Desa Argapura Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor, Rabu 9/3/16.

Acara yang dihadri oleh angota DPR RI komisi IV Ichsan Firdaus, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade), BKP5K, direktur komersial Perum Bulog Fajri Sentosa, Camat Cigudeg Acep Tajidin, Muspika Cigudeg, Dinas Pertanian beserta Tamu Undangan lainnya.

Dalam sambutannya Ichsan menjelaskan “Tujuan acara ini sebetulnya untuk pamer potensi pertanian yang begitu besar yang ada di Bogor, ini merupakan langkah awal untuk memberdayakan potensi pertanian sebagai ujung tombak daerah dalam pertanian, untuk merangsang petani agar mau dengan senang hati menanam, dibutuhkan kepastian pemasaran yang jelas, akses pemasaran yang jelas pula” katanya.

“Sengaja saya paksa para kepala dinas terkait khususnya Perum Bulog agar mau berkomitmen membeli dan memasarkan hasil panen jagung, kebutuhan akan jagung tiap tahunnya sangat besar, sebenarnya kalau kita tata perencanaan secara sistematis kita pasti tidak akan mengalami kelangkaab stock jagung, adapun harga jagung kita sudah sepakat dengan pihak Bulog dengan harga pembelian Rp. 3.150. Saya tidak mau ada pihak ketiga karena itu akan merugikan petani, harga harus stabil sehingga para petani bisa menikmati hasil panen dengan senang, hampir semua wilayah panen jagung dengan panen ini jangan lagi kita import,” tegas Ichsan kepada KM.

Sejalan dengan Ichsan Pemerintah daerah Kabupaten Bogor bekomitmen untuk memajukan pertanian, dan revitalisasi pertanian menjadi salah satu indikator untk kabupaten termaju di Indonesia, dengan mensinkronkan potensi yang ada, antara yang menjadi keinginan pusat dan daerah.

“Kita ingin ketahanan pangan Indonesia kuat. Kita ingin membuat BUMD Pertanian yang menjadi wadah pertanian, dan bisa menjadi andalan untuk menambah Pendapatan Anggaran Asli Daerah (PAD), saya harap untuk anggota DPR (Ichsan/Red) untuk melihat apa yang menjadi kebutuhan dan pergunaannya sesuai dengan apa yang diberikan bantuan, kebutuhan petani agar anggaran yang di berikan tepat sasaran dan tidak fiktip” tegas Ketua DPRD Ade Ruhandi.

Varietas jagung yang di tanam oleh para petani adalah parietas beji 18 dengan umur tanam 100 hari para petani sudah bisa panen, semua hasil petani akan diserap dan disalurkan oleh Perum Bulog dan diharapkan mampu mencukupi kebutuhan jagung bisa di isi oleh jagung lokal, tidak menutup kemungkinan kalau hasil panen jagung mencukupi, kran impor jagung akan di tutup. (Dian Pribadi)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*