9 Peserta Lulus Seleksi Akhir Calon Anggota BPSK Kab. Bogor Periode 2015-2020

Ilustrasi
Ilustrasi

BOGOR (KM) – Lembaga peradilan konsumen, Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Daerah Tingkat II Kabupaten Bogor, telah menyeleksi Calon anggotanya sebagaimana diatur menurut Undang-undang No.8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Mereka yang terpilih bertugas utama menyelesaikan persengketaan konsumen di luar lembaga pengadilan umum. Tiga unsur yang diseleksi yaitu dari unsur pengusaha, Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) dan pemerintah.

Panitia Seleksi, Kepala Seksi Perlindungan Konsumen di Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor bidang Perdagangan, Jaya Sanirin, mengatakan, “17 peserta, mengundurkan diri dua, di tes 15 orang, dicari 6 orang dari pelaku usaha dengan konsumen, dari unsur pemerintah kita undang 7. Dua kali tes, pertama dari pelaku usaha dengan konsumen, kedua dari unsur Pegawai Negeri Sipil (PNS),” terangnya kepada KM, Jumat 18/03.

“Hasil seleksi Calon Anggota BPSK Kabupaten Bogor yang dilaksanakan pada tanggal 2 Februari 2016, Periode 2015-2020, terseleksi  9 orang peserta dari tiga unsur berbeda. Dari unsur Pemerintah tiga orang : 1. Trian Turangga, ST, MM, 2. Ismambar Fadli, SE, M.Si, 3. Hajar Nurcahyo, SH, 4. Ir. Moh. Kisman Pangeran. Dari unsur Pelaku Usaha dua orang : 5. Daa Suryana, SE, MM, 6. Untung Darmo Poedjo , S.Pd. Dari unsur Konsumen tiga orang : 7. Dinalara D. BB, SH, MH, 8. Rita Sri Astuti, SH, 9. Irwansyah,SH. Dinyatakan lulus,” ungkapnya.

Keanggotaan BPSK diangkat atau diberhentikan oleh Menteri, untuk menangani dan mengatur permasalahan konsumen.

“Se-Jawa Barat aja cuma 14 (anggota BPSK) dari 28 kabupaten-kota, misal begini, Depok kan ga ada, belum terbit sampai sekarang, kalo ada masyarakat (Depok) ngadu, kami (BPSK Kab. Bogor) bisa menerima pengaduan, kan di target. Pembentukan ketua, wakil dan anggota nanti setelah dilantik, nunggu pengumuman dibawa ke menteri, lalu ke Presiden, turun SK (Surat Keputusan), baru dilantik bupati,” pungkasnya. (Tengku Yusrizal)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*