Pesan KASAD TNI Kepada Prajurit TNI Kapuas Hulu

Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Mulyono (stock)

PUTUSSIBAU, KALBAR (KM) – Dalam paparannya kepada 379 Prajurit di Mayonif 644/Wls, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Ibrahim Mulyono menanyakan arti “Walet Sakti”. Salah satu Prajurit 644/Wls menjawab bahwa makna Walet Sakti adalah “bisa hidup di mana saja”. Kasad juga mengingatkan agar dalam bertugas, prajurit harus menghindari pelanggaran. Jika melakukan pelanggaran, bisa saja dikenakan sangsi disersi.

“Apalagi kebijakan Bapak Presiden Jokowi membangun dari daerah pinggiran atau perbatasan. Situasi dan kondisi perbatasan harus tetap terjamin keamanannya, sehingga apa yang menjadi kebijakan Pemerintah tidak terkendala. Jika prajurit menjalankan tugasnya secara profesional maka semua akan berjalan lancar,” ungkap Jenderal Ibrahim Mulyono, (3/2/2016).

“Situasi saat ini merupakan ancaman kita bersama. Ancaman (teroris -red) yang ada saat ini adalah nyata, tapi tidak ada. ISIS adalah organisasi Islam. Apalagi baru-baru ini munculnya organisasi Gafatar. Artinya, ancaman bisa datang dari mana saja. Oleh karena itu kita semua harus tetap waspada. Kita harus pasang mata dan telinga. Misi intelijen harus kuat. Namanya daerah Operasi tidak ada jaminan aman,” pesannya kepada KM.

Advertisement

“Lakukan tugas dengan penuh kesadaran. Jangan melakukan tugas karena takut dengan atasan. Disiplin harus ditingkatkan. Banyaknya TNI yang gagal, karena tidak disiplin. Hampir semua kejadian terjadi di atas jam 12 malam. Jangan suka mengatakan situasi aman, dan tidak ada apa-apa. Ketika ini terjadi, maka ini adalah awal kehancuran kita. Jalankan tugas dengan rasa tanggung jawab, Tuhan maha Tahu,” imbuhnya. (budi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*