Kejari Cibinong Hentikan Proses Penyelidikan Dugaan Suap Periodisasi Kepsek

Kajari Cibinong, Lumumba Tambunan (dok. KM)
Kajari Cibinong, Lumumba Tambunan (dok. KM)

BOGOR (KM) – Penanganan kasus soal Periodesasi Kepala Sekolah yang diduga banyak aksi Pungutan Liar oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong, hingga kini masih tak menuai hasil. Pasalnya, sejak beredarnya indikasi Pungli itu Kejari Cibinong telah mengambil alih kasus tersebut, bahkan telah memanggil Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor untuk mengumpulkan bukti-bukti, namun hingga kini tak ada hasil apapun alias nihil.

Kepala Kejari Cibinong, Lumumba Tambunan mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan full backet untuk menangani kasus tersebut, jadi sebenarnya kaitan dengan dugaan pungli itu secara subtansinya sangat sulit untuk dibuktikan secara nyata.

“Kenapa bisa saya sampaikan begitu, karena kita telah mewawancarai beberapa Kepsek yang telah dilantik. Dimana mereka semua menyangkal bahwa pernah memberi uang kepada pihak manapun,” kata Kajari pada KM usai menghadiri pengukuhan PWI Kabupaten Bogor di gedung Tegar Beriman, Cibinong, Selasa (23/2/16).

Lumumba menambahkan, kaitan kasus indikasi suap-menyuap itu mulai dari pihak pemberi hingga penerima dalam Undang-Undang mereka terkena kasus hukum tersebut bila terbukti. Tapi disini masalahnya, pembuktian itu susah untuk dibuktikan secara nyata lantaran bukti-buktinya kurang konkrit.

“Makanya dari itu agar persoalan ini dapat terungkap, saya meminta dari pihak manapun terutama dari teman-teman wartawan jika memiliki bukti nyata segera laporkan kepada kami, agar dapat kami proses sesuai hukum yang berlaku. Jadi sekarang ini, permasalahan itu dalam penyeledikannya sudah kami hentikan,” tukasnya. (Sahrul)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*