Kawanan Perampok Serbu SPBU, Gasak Uang dan Tembak Karyawan

Ilustrasi pencurian
Ilustrasi pencurian
SANGGAU, KALBAR (KM) – Baru-baru ini SPBU kecamatan Bodok Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, dibuat gempar oleh sekelompok orang yang tidak dikenal menyerbu SPBU tersebut.  Keempat pelaku ini mengenakan topeng yang ditutupi helm dengan mengendarai sepeda motor Revo dan motor Blade sehingga sulit dikenali oleh warga yang kebetulan mengisi bahan bakar di SPBU saat itu. Dan hebatnya lagi, taktik serangannya persis gerakan jaringan organisasi yang sudah terlatih, teroganisir dan selain itu juga, mereka melakukan rangkaian kejahatan ini justru di siang hari dan bahkan di tempat umum.

Keempat pelaku ini berhasil melarikan uang milik SPBU, dan berhasil menghadiahi karyawan SPBU, Meterius (31) dengan sebutir timah panas dan dengan secepat kilat gerombolan perampok ini langsung meninggalkan tempat kejadian perkara. Kejadian perampokan ini bukan baru pertama kali ini terjadi, akan tetapi sebelumnya juga sudah pernah terjadi di Tayan Hilir, dimana seorang korban saat mengendarai sepeda motor ditembak di kaki oleh sang perampok, dan berhasil melarikan uang korban senilai Rp 40 juta.

Seperti yang di ungkapkan oleh saksi mata, Hengky (46), saat kejadian perampokan ini, ia tidak jauh dari TKP dan ia juga di suruh tiarap oleh perampok bertopeng ini, dan pria ini juga sempat melihat senjata api yang di gunakan sang perampok.

“Saat saya mengisi BBM itu, saya kaget dan takut. Saya disuruh tiarap di tanah oleh perampok ini dan melihat bentuk pistol yang digunakan perampok ini warna putih dan agak panjang,” papar warga Bodok ini. “Cara kerja perampok ini cukup singkat dan saya menilai teknis mereka ini cukup terlatih dalam menjalankan aksinya, dan ketika dia menghampiri karyawan dan menembaknya, saya tambah takut,” kata Hengky.

Advertisement

Hal senada juga di ungkapkan oleh Ipong (65), ia mengatakan perampok ini setelah merampas uang milik SPBU, tidak jauh dari tempat ia berdiri di warung miliknya seberang jalan, komplotan ini menembakkan pistolnya ke udara lagi dan bahkan pria tua ini sempat kaget dan nyaris pingsan ketakutan.

“Saya berdiri persis samping warung saya, dan saya sangat kaget melihat ke empat orang bertopeng ini, apa lagi ia membawa senjata api, dan saya hampir pingsan menahan ketakutan,” ujarnya.

Kapolsek Bodok AKP Mediyanto membenarkan telah terjadi perampokan dan pihaknya sampai detik ini masih melakukan penyelidikan kawanan perampokan bersenjata tersebut. “Kita masih mengembangkan penyelidikan,dan kasus ini harus segera tuntas,” jelasnya.

Dengan adanya kejadian ini, Kapolda Kalbar Brigjen Arie Sulistyo dan Kapolres Sanggau AKBP Samuel Tandi Tadiningrat, jadi galau dan berang, bahkan ia menghimbau seluruh jajaran kepolisian di daerah untuk melakukan pengejaran dan penyelidikan, dan di tekankan kepada aparat kepolisian Polres Sanggau agar tidak boleh nyenyak tidur. Hal ini dimaksud agar keaman dan ketertiban dapat dirasakan oleh khususnya warga Sanggau dan warga Kalbar pada umumnya, apa lagi hasil penyidikan di CCTV milik SPBU Bodok, keempat pelaku tersebut, satu diantaranya perempuan.

“Kejadian perampokan bersenjata api yang baru terjadi di Kabupaten Sanggau ini, jangan dianggap sepele dan jangan pula dianggap ini yang terakhir untuk tidak terjadi kembali. Namun, justru kejadian yang tergolong ‘sukses’ ini merupakan pintu masuk untuk mereka berbuat tambah brutal lagi. Pasalnya, kalau pelaku dan jaringannya ini tidak terungkap dengan tuntas, keamanan masyarakat belum terjamin,” ungkap Kapolda Sulistyo.(budi)
Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*