Dispenda Kenakan Pajak Bagi Tempat Karaoke dan Rumah Bernyanyi Hingga 50 Persen

Ilustrasi tempat karaoke
Ilustrasi tempat karaoke

BOGOR (KM) – Mulai tahun ini, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bogor bakal menarik pajak rumah bernyanyi. Pemerintah Kabupaten Bogor akan menerapkan pajak 50 persen sesuai Peraturan Daerah tentang pajak daerah.

“Insya Allah tahun ini akan mulai diberlakukan perda tersebut,” kata kepala dinas Dispenda Kabupaten Bogor, H. Dedi Ade Bahtiar kepada KM, Senin (15/2/16).

Dedi menjelaskan, Perda tentang pajak daerah itu baru saja selasai direvisi atau disahkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat belum lama ini. Saat ini hanya tinggal menunggu penetapannya dari Bagian Perundang-Undangan DPRD Kabupaten Bogor.

“Sudah turun dari pusat, tinggal penetapannya saja. Kalau nomornya kami belum tahu persis karena masih dalam proses di bagian hukum,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam usulan Perda Pajak Karaoke dan Rumah Bernyanyi berisi, jika melakukan penggelembungan pajak akan dikenakan sanksi berupa penyegelan bahkan disita. Namun, tak menutup kemungkinan jika wajib pajak (WP) sengaja melakukan pengemplangan, maka bisa dikenakan pidana. Untuk mencegah tindak kecurangan itu, pihak Dispenda Kabupaten Bogor akan memasang alat taping boks sebanyak 400 unit di hotel dan restoran.

“Kalau aturannya sudah jadi, kami akan pasang di tempat karaoke dan seluruh rumah bernyanyi tersebut,” tuturnya.

Sementara, anggota komisi II DPRD Kabupaten Bogor fraksi PDI Perjuangan, Dian Rosita mendesak seluruh pengusaha arena bernyanyi yang ada di Bumi Tegar Beriman agar dapat menaati aturan.

“Kalau pengusaha menaati aturan, tentu pengusaha sendiri yang tenang. Dan jika taat bayar pajak, mereka (Pengusaha,red) tak akan diganggu oleh oknum-oknum nakal,” himbaunya. (Sahrul)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*