Waspada Gafatar, Ketua DPD KNPI Bogor Sarankan Survey atas OKP dan Ormas

Ketua DPD KNPI Bogor, M. Burhani (stock)
Ketua DPD KNPI Bogor, M. Burhani (stock)

BOGOR (KM) – Maraknya pemberitaan soal penyebaran aliran sesat yang dihembuskan dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), terus menjadi sorotan utama bagi pemerintah maupun Organisasi Kepemudaan (OKP) di daerah-daerah yang berada di Indonesia.

Seperti yang diutarakan, Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor, M. Burhani mengatakan meski dalam data pihak Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bogor tak tercatat nama Gafatar tersebut, tidak menutup kemungkinan jika ormas dan Organisasi Kepemudaan (OKP) di kabupaten Bogor juga ada yang pergerakannya sama dengan Ormas Gafatar yang diduga penyebar aliran sesat itu.

“Sangat bisa terjadi hal demikian, karena masih kurang dan lemahnya pengawasan dari pemerintah daerah dan pihak kepolisian untuk mencegah pergerakan Ormas aliran sesat seperti Gafatar tersebut,” ujar Burhani kepada Kupas Merdeka, Rabu (13/1/16).

Advertisement

Ia menjelaskan, untuk mengantisipasi hal itu tentu perlu adanya peninjauan dan pendataan langsung (survey) ke lapangan, tentang keberadaan dan kegiatan seluruh OKP maupun Ormas yang berada di lingkup Bumi Tegar Beriman ini.

“Karena dalam anjuran survey itu yang saya sebutkan, jika hanya dilakukan oleh pihak KNPI saja, kami tidak akan bisa lantaran ormas dan OKP cukup banyak di wilayah kabupaten Bogor dengan 40 Kecamatan yang ada,” himbaunya.

Lebih lanjut dia memaparkan, jika tidak melakukan survey secara langsung, dikhawatirkan ormas-ormas tadi bisa melakukan hal yang sama persis seperti ormas aliran sesat yang kini sedang ramai diperbincangkan itu.

“Saya khawatir lemahnya pengawasan nanti, dapat mengakibatkan penyebaran aliran sesat melalui Ormas-Ormas ataupun OKP serta menjadi biang radikal di kalangan masyarakat setempat,” pungkasnya. (Sahrul)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*